Sekda Banjar Dorong Optimalisasi Layanan Adminduk Lewat Star Banjar
MARTAPURA, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat transformasi pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) berbasis digital melalui Aplikasi Star Banjar. Inovasi tersebut menjadi salah satu strategi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan menempatkan pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam pelayanan dokumen kependudukan.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea saat membuka Rapat Evaluasi dan Pemantapan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa melalui Aplikasi Star Banjar, di Aula Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) Martapura, Kamis (23/7/2026) pagi.
Sekda mengatakan Aplikasi Star Banjar merupakan implementasi nyata transformasi pelayanan publik yang mengedepankan kemudahan, kecepatan dan aksesibilitas bagi masyarakat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat tidak lagi harus datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan karena pelayanan dapat difasilitasi melalui operator yang berada di desa dan kelurahan.
“Desa menjadi ujung tombak pelayanan sekaligus perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Banjar yang paling dekat dengan masyarakat. Kehadiran Star Banjar diharapkan mampu memangkas jarak, waktu serta biaya yang selama ini menjadi kendala dalam memperoleh pelayanan administrasi kependudukan,” ujarnya.

Sekda mengungkapkan hingga saat ini sebanyak 260 desa dan kelurahan telah memiliki akun Aplikasi Star Banjar. Capaian tersebut menunjukkan tingginya komitmen pemerintah daerah bersama pemerintah desa dalam membangun sistem pelayanan administrasi kependudukan yang lebih inklusif dan merata.
Menurutnya, perluasan implementasi aplikasi harus diiringi dengan evaluasi berkelanjutan agar kualitas pelayanan terus meningkat. Evaluasi menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus memastikan pelayanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya diukur dari banyaknya pengguna, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu evaluasi dan pemantapan harus terus dilakukan agar pelayanan semakin optimal, cepat, tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Yudi turut menyampaikan apresiasi kepada Disdukcapil atas konsistensinya menghadirkan berbagai inovasi pelayanan publik, termasuk kepada seluruh aparat desa yang bertugas sebagai operator Aplikasi Star Banjar.
“Atas nama Pemkab Banjar saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Disdukcapil serta seluruh operator desa yang telah bekerja keras memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat kepada masyarakat,” ucapnya
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Banjar Hayatun Nupus menjelaskan pembentukan operator desa merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Melalui operator desa, kata Hayatun, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan langsung dari desa masing-masing tanpa harus menempuh perjalanan ke kantor Disdukcapil.

Ia berharap rapat evaluasi tersebut menjadi forum untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi berbagai hambatan yang dihadapi operator di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan ke depan. (Media Center Banjar)
