Satgas Karhutla Kabupaten Banjar Lakukan Monitoring Enam Titik Panas di Kecamatan Cintapuri Darussalam
Martapura, InfoPublik – Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan Kekeringan Kabupaten Banjar Tahun 2026 melakukan monitoring terhadap titik sebaran panas yang terpantau di wilayah Kecamatan Cintapuri Darussalam, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan pemantauan melalui Sipongi, terdeteksi enam titik panas (hotspot), yang terdiri dari satu titik di Desa Cintapuri dan lima titik di Desa Keramat Mina. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Banjar, TNI, dan Polri langsung melakukan pengecekan ke lokasi.
Hasil monitoring di lapangan menunjukkan bahwa titik asap yang terpantau berada di kawasan pertambangan. Asap berasal dari tumpukan batubara yang terbakar di area stockpile (stock area) dan bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa setiap informasi mengenai titik panas akan segera ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.
"Setiap titik panas yang terpantau melalui sistem pemantauan akan kami verifikasi di lapangan bersama unsur TNI dan Polri. Hasil monitoring hari ini menunjukkan bahwa sumber asap berasal dari tumpukan batubara yang terbakar di area stockpile pertambangan, sehingga bukan merupakan kebakaran hutan dan lahan. Meski demikian, pemantauan akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi karhutla selama musim kemarau," ujar Wasis Nugraha.
BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.
