BPBD Kabupaten Banjar Lakukan Survei Tanah Ambles di Tebing Sungai Martapura Samping Pondok Pesantren Darussalam
Martapura, InfoPublik – BPBD Kabupaten Banjar melakukan survei dan kaji cepat terhadap kejadian tanah ambles/longsor yang terjadi di tebing Sungai Martapura, Desa Pasayangan, Kecamatan Martapura, tepatnya di samping Pondok Pesantren Darussalam, pada Senin (20/7/2026).
Informasi kejadian diterima Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Banjar pada pukul 07.48 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD Kabupaten Banjar langsung menuju lokasi untuk melakukan survei lapangan, pendataan, dan asesmen terhadap kondisi tebing yang mengalami longsor.
Hasil survei menunjukkan terdapat longsoran pada lahan Pondok Pesantren Darussalam sepanjang sekitar 15 meter dengan lebar 2,5 meter. Sementara itu, pada lahan milik warga terjadi longsoran sepanjang sekitar 35 meter dengan lebar 13 meter, sehingga total panjang longsoran mencapai sekitar 50 meter.
Akibat kejadian tersebut, bangunan WC dan area parkir taman belakang Pondok Pesantren Darussalam mengalami retakan dan berpotensi runtuh apabila terjadi longsor susulan. Selain itu, satu unit rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian dapur.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa hasil survei menunjukkan lokasi masih memiliki potensi terjadinya longsor susulan sehingga diperlukan penanganan secepatnya.
"BPBD Kabupaten Banjar telah melakukan survei dan pendataan di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil asesmen, kondisi tebing masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan. Oleh karena itu, kami merekomendasikan agar segera dilakukan penanganan teknis oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar guna mengurangi risiko yang dapat membahayakan bangunan maupun masyarakat di sekitar lokasi," ujar Wasis Nugraha.
BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar tebing Sungai Martapura, agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di area yang terdampak longsor hingga dilakukan penanganan lebih lanjut. BPBD juga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lokasi dan mendukung percepatan penanganan.
