Perkuat Transformasi Digital, Disdik Banjar Bekali 240 Peserta Melalui Bimtek Manajemen Sekolah Berbasis Aplikasi dan Rapor Pendidikan
BANJARBARU, InfoPublik – Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan SMP menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Manajemen Sekolah Berbasis Aplikasi dan Rapor Pendidikan Jenjang SMP Tahun 2026 pada 21 – 22 Juli 2026 bertempat di Aula Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 240 peserta yang terdiri atas pengawas SMP, seluruh kepala sekolah, operator sekolah, dan bendahara SMP se-Kabupaten Banjar.
Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK), Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjar. Kegiatan bertujuan memperkuat kapasitas satuan pendidikan dalam mengimplementasikan digitalisasi manajemen sekolah melalui pemanfaatan berbagai aplikasi pendidikan dan data Rapor Pendidikan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, S.T., M.S. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa transformasi digital telah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari penyelenggaraan pendidikan modern. Menurutnya, digitalisasi mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas dalam tata kelola sekolah.
"Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan. Melalui pemanfaatan berbagai aplikasi digital dan Rapor Pendidikan, sekolah dapat mengelola administrasi, data peserta didik, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pendidikan secara lebih terpadu dan akurat," ujar Hj. Liana Penny.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Rapor Pendidikan merupakan instrumen penting dalam penyusunan kebijakan berbasis data. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, belum optimalnya integrasi aplikasi, serta budaya pengambilan keputusan berbasis data yang masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kepala sekolah, pengawas, operator, dan tenaga kependidikan menjadi langkah strategis untuk mendukung transformasi digital pendidikan.
"Digitalisasi juga dapat membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan sekolah, mulai dari administrasi, pengelolaan e-Rapor, penerimaan peserta didik baru, hingga layanan perpustakaan dan sarana prasarana. Namun, digitalisasi bukanlah solusi untuk semua persoalan. Sekolah harus memastikan sistem yang digunakan aman, andal, dan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi sekolah," tambahnya.
Melalui pelaksanaan bimtek ini, peserta dibekali pemahaman mengenai kebijakan transformasi digital, pemanfaatan aplikasi pendukung manajemen sekolah, analisis data Rapor Pendidikan, penerapan Perencanaan Berbasis Data (PBD), penguatan tata kelola administrasi yang akuntabel, pembangunan budaya pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based decision making), hingga pengembangan pengelolaan sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi seluruh peserta dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan sekolah yang lebih efektif, transparan, dan berkualitas. Selain memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, hasil bimtek diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan peningkatan mutu pendidikan jenjang SMP di Kabupaten Banjar melalui tata kelola sekolah yang berbasis data dan transformasi digital.
