Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Desa Keladan Baru
Gambut, InfoPublik – Respons cepat tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Keladan Baru, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area sekitar.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.28 WITA. Setelah menerima informasi dari petugas lapangan, tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus pemadaman. Penanganan dilakukan secara terpadu hingga api berhasil dikendalikan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan pada area bekas kebakaran.
Kebakaran terjadi di lahan gambut dengan vegetasi berupa galam dan semak belukar. Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar ±0,1 hektare, dan seluruh area yang terbakar berhasil dipadamkan.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi kendala berupa terbatasnya sumber air di sekitar lokasi. Meskipun demikian, berkat koordinasi dan kerja sama yang baik, proses pemadaman dapat diselesaikan dengan optimal.
Penanganan melibatkan personel dari BPBD Kabupaten Banjar, BPK Landasan Ulin Selatan, PMI Kabupaten Banjar, dan BPK Sabilal Wustho. Setelah api berhasil dipadamkan, tim melaksanakan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan bahwa keberhasilan penanganan kebakaran lahan tidak terlepas dari sinergi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.
"Kami mengapresiasi seluruh personel gabungan yang bergerak cepat dalam menangani kebakaran lahan ini. Kondisi lahan gambut yang mudah terbakar serta keterbatasan sumber air menjadi tantangan tersendiri, sehingga diperlukan kerja sama yang baik agar api dapat segera dikendalikan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api," ujar Wasis Nugraha.
BPBD Kabupaten Banjar terus meningkatkan kesiapsiagaan bersama seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran agar dapat segera dilakukan penanganan.
