Petugas Pos Lapangan Penanganan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan Kecamatan Martapura Barat Siaga Penuh

MARTAPURA BARAT — Upaya antisipasi dan penanganan dini terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta dampak kekeringan terus diintensifkan di wilayah Kabupaten Banjar

 

Hingga Sabtu, 18 Juli 2026, seluruh petugas gabungan di Posko Lapangan Penanganan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan Kecamatan Martapura Barat dilaporkan tetap siaga penuh (standby) demi mengamankan wilayah dari potensi bencana karhutla

 

Kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari komitmen terpadu antar-instansi guna memastikan respons cepat (quick response) apabila ditemukan titik api (hotspot) maupun laporan kedaruratan dari masyarakat terkait dampak kekeringan yang mulai membayangi musim kemarau tahun ini

 

Personel yang bersiaga di Posko Karhutla Kecamatan Martapura Barat terdiri dari unsur-unsur strategis yang saling bersinergi, meliputi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Personel Koramil dan Polsek setempat, Tim Penanganan Karhutla Kecamatan Martapura Barat

 

Koordinator Posko Lapangan menyatakan bahwa kehadiran petugas di posko tidak sekadar menunggu laporan, melainkan aktif melakukan pemantauan kondisi cuaca, kelembapan tanah, dan ketersediaan sumber air di sekitar area rawan

 

Seluruh petugas per hari ini, 18 Juli 2026, dalam kondisi sehat, siap, dan standby di posko. Sinergi antara BPBD, TNI, Polri, dan tim kecamatan menjadi pilar utama kami. Patroli terpadu ke area-area rawan terus digalakkan untuk memastikan jika ada percikan api sekecil apa pun, bisa langsung kami jinakkan sebelum meluas

 

Kecamatan Martapura Barat menjadi salah satu titik fokus perhatian mengingat karakteristik wilayahnya yang memiliki sebagian kawasan lahan gambut dan semak belukar yang mudah kering saat intensitas hujan menurun drastis

 

Pemerintah Kabupaten Banjar melalui BPBD dan unsur Kecamatan Martapura Barat kembali menegaskan imbauannya kepada seluruh lapisan masyarakat, kelompok tani, dan pelaku usaha agar Tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apa pun

 

Dengan kesiapsiagaan penuh dari para petugas gabungan ini, diharapkan potensi bencana Karhutla dan dampak kekeringan di wilayah Martapura Barat dapat ditekan seminimal mungkin demi menjaga keselamatan warga serta kelestarian lingkungan sekitar.

 


Komentar