Normalisasi Sungai Breman–Sungai Handil Jepang Capai 95 Persen, Segera Rampung Tingkatkan Kapasitas Aliran Sungai
MARTAPURA, InfoPublik - Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur sumber daya air melalui program pemeliharaan dan normalisasi sungai. Salah satu pekerjaan yang saat ini hampir selesai dilaksanakan adalah normalisasi Sungai Breman hingga Sungai Handil Jepang dengan panjang penanganan kurang lebih 7 kilometer.
Kegiatan normalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sungai agar mampu mengalirkan debit air secara optimal, sekaligus mengurangi dampak pendangkalan yang selama ini menjadi salah satu penyebab berkurangnya daya tampung sungai. Selain itu, normalisasi juga diharapkan dapat membantu mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan sekitar, terutama saat musim penghujan.
Saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 95 persen. Tim pelaksana masih menyelesaikan beberapa pekerjaan akhir berupa pengerukan pada titik-titik tertentu yang masih mengalami sedimentasi, perapihan badan sungai, serta pembersihan sisa material hasil pekerjaan. Dengan capaian tersebut, pekerjaan normalisasi diperkirakan akan segera rampung dalam waktu dekat sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
Selama pelaksanaan kegiatan, Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPRP Kabupaten Banjar mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pengerukan sedimen yang telah mengendap selama bertahun-tahun. Selain mengangkat endapan lumpur, pekerjaan juga meliputi pembersihan semak belukar, tanaman liar, dan material lain yang menghambat kelancaran aliran air di sepanjang alur sungai.
Normalisasi Sungai Breman hingga Sungai Handil Jepang memiliki peran penting dalam menjaga fungsi sungai sebagai jalur pengaliran air. Dengan bertambahnya kapasitas penampang sungai, aliran air diharapkan menjadi lebih lancar sehingga mampu mengurangi risiko meluapnya air ke permukiman maupun lahan pertanian ketika curah hujan meningkat.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air yang berfungsi mendukung ketahanan lingkungan dan pembangunan daerah. Sungai yang terpelihara dengan baik tidak hanya berperan dalam pengendalian banjir, tetapi juga menjadi penunjang aktivitas masyarakat, menjaga keseimbangan tata air, serta mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat Kabupaten Banjar.
Selama proses pekerjaan berlangsung, pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kondisi lingkungan sekitar. Koordinasi dengan masyarakat setempat juga terus dilakukan agar pelaksanaan normalisasi berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga secara signifikan.
Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 95 persen, Pemerintah Kabupaten Banjar optimistis normalisasi Sungai Breman hingga Sungai Handil Jepang dapat segera diselesaikan sesuai target. Setelah pekerjaan rampung, sungai diharapkan memiliki kapasitas aliran yang lebih baik, mampu mengurangi sedimentasi, memperlancar distribusi air, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di wilayah sekitar.
Melalui Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Banjar akan terus melaksanakan program pemeliharaan dan peningkatan jaringan sungai secara bertahap di berbagai wilayah sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dukungan seluruh elemen masyarakat juga diharapkan melalui kepedulian untuk menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah ke aliran sungai, sehingga hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi Kabupaten Banjar.(Tyo Brigade PUPRP)
