Sinergi Kuat di Batas Wilayah, Dinsos P3AP2KB Banjar Gelar Monev PATBM di Kecamatan Paramasan
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 13
PARAMASAN, InfoPublik - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar bergerak cepat memperkuat benteng perlindungan anak di wilayah pedalaman. Melalui Dinas Sosial P3AP2KB melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di Kecamatan Paramasan, Rabu (15/7/2026).
Rangkaian acara yang berlangsung di aula pertemuan setempat ini dihadiri langsung oleh unsur kecamatan, para pambakal (kepala desa), serta kader PATBM setempat.
Langkah monev ini menjadi krusial mengingat Kecamatan Paramasan merupakan salah satu wilayah yang memiliki tantangan geografis tersendiri di Kabupaten Banjar. Melalui evaluasi gerakan PATBM yang berbasis masyarakat, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa fungsi pencegahan dan penanganan dini terhadap kasus kekerasan anak berjalan optimal hingga ke tingkat tapak.
Camat Paramasan Basuki Wibowo memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran tim kedinasan yang turun langsung memberikan pembinaan. Sinergi ini dinilai penting untuk menyelaraskan program pencegahan kekerasan dengan pembangunan sumber daya manusia di wilayahnya.
"Kami sangat menyambut baik pendampingan dari Dinsos P3AP2KB ini. Penguatan PATBM di Paramasan akan menjadi motor penggerak bagi warga dan aparatur desa untuk lebih peka, sehingga tidak ada lagi anak-anak kita di pelosok yang terabaikan hak perlindungannya," ujarnya.
Komitmen senada juga ditegaskan oleh pihak pemerintahan desa. Pambakal Paramasan Atas menyatakan kesiapannya untuk mengawal keberlanjutan program ini melalui pelibatan aktif masyarakat dan pemanfaatan ruang aman di desa.
"Sebagai pimpinan di desa, saya siap memastikan bahwa kader-kader PATBM yang telah dibentuk mendapatkan ruang untuk bergerak aktif di masyarakat. Kami ingin memastikan setiap RT dan lingkungan di Paramasan Atas menjadi tempat yang aman dan ramah bagi anak-anak," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sekai Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Anak (PHPPA) Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar menegaskan bahwa jarak geografis bukan merupakan hambatan untuk mewujudkan perlindungan anak yang merata. Evaluasi berkala menjadi kunci agar kader di tingkat desa tetap optimal dalam melakukan pengawasan.
"Jarak dan medan yang menantang ke Paramasan tidak akan menyurutkan langkah kami untuk hadir demi perempuan dan anak. Melalui monev PATBM ini, kita memastikan sistem perlindungan berbasis masyarakat berjalan responsif, nyata, dan mampu melakukan pencegahan kekerasan sejak dari unit terkecil yaitu keluarga," tegas Dyah Febria Wardhani.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama yang disimbolkan lewat aksi angkat tangan sebagai gerakan kolektif untuk menolak segala bentuk kekerasan terhadap anak di Kabupaten Banjar.
Dyah/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar
