MONITORING DAN EVALUASI PERLINDUNGAN ANAK TERPADU BERBASIS MASYARAKAT (PATEM)
PARAMASAN, InfoPublik – Pemerintah Kecamatan Paramasan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perlindungan Anak (PATEM) yang diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perangkat desa, kader, serta peserta undangan lainnya di Aula Kecamatan Paramasan, Rabu (15/07/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dalam sambutannya, Camat Paramasan Basuki Wibowo menyampaikan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus melibatkan keluarga, pemerintah, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat. Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pemenuhan hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang mereka.
“Anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini saya berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak sehingga mereka dapat tumbuh, berkembang, dan memperoleh hak-haknya secara optimal,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, materi sosialisasi disampaikan oleh Dyah selaku narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Banjar. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama hingga anak berusia 18 tahun atau sampai melangsungkan perkawinan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, Dyah juga menekankan pentingnya peran keluarga, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, penelantaran, serta penyalahgunaan narkoba, minuman beralkohol, dan pengaruh negatif lainnya yang dapat membahayakan masa depan anak. Ia mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar agar anak-anak dapat tumbuh dalam suasana yang aman, sehat, dan terlindungi.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusias. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber guna memperdalam pemahaman mengenai upaya perlindungan anak serta memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
(Bruge InfoPublik Paramasan – M. Helmy Yunus)
