Atasi Dampak Musim Kemarau, Kantor Kecamatan Martapura Barat Buka Layanan Air Bersih Bagi Warga

MARTAPURA BARAT – Pemerintah Kecamatan Martapura Barat mulai menyalurkan bantuan air bersih siap konsumsi bagi warga yang terdampak musim kemarau. Salah satu wilayah yang menjadi fokus utama penyaluran ini adalah Desa Sungai Rangas Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar

 

Fasilitas posko bantuan air bersih ini dipusatkan langsung di halaman Kantor Kecamatan Martapura Barat dan resmi dibuka secara intensif pada Senin, 13 Juli 2026

 

Untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terpenuhi, pihak kecamatan membuka akses pengambilan air secara fleksibel dari pagi hingga malam hari. Kebijakan ini diambil agar warga Desa Sungai Rangas Ulu yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pedagang tetap dapat mengambil air bersih di sela-sela waktu luang mereka

 

Camat Martapura Barat H, Ahmad Rabani hadir memantau proses pendistribusian dan berinteraksi dengan warga yang datang membawa galon kosong. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan bahwa langkah cepat ini diambil sebagai bentuk respons pelayanan prima terhadap fenomena musim panas yang mulai berdampak pada menyusutnya sumber air konsumsi warga

Kami memahami bahwa air bersih untuk konsumsi adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Oleh karena itu, Gerbang terbuka dari pagi sampai malam silakan warga Desa Sungai Rangas Ulu dan sekitarnya datang mengambil seperlunya. Kami pastikan pasokan air bersih ini aman dan layak konsumsi

 

Memasuki puncak musim panas tahun ini, beberapa sumber sumur gali dan penampungan air milik warga di Desa Sungai Rangas Ulu dilaporkan mulai mengalami penurunan debit dan kualitas

 

Kehadiran posko air bersih di kantor kecamatan ini pun disambut antusias dan rasa syukur oleh masyarakat setempat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih layak minum

 

Pihak Kecamatan Martapura Barat berkomitmen akan terus menyiagakan posko bantuan ini dan berkoordinasi dengan instansi terkait selama musim kemarau berlangsung, guna memastikan tidak ada warga yang mengalami krisis air konsumsi.

 


Komentar