SKPD Mitra Pembangunan Manusia Bahas Penyempurnaan P-Renja 2026

MARTAPURA, InfoPublik - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja Pembangunan Daerah serta Pemantauan Rencana Aksi Triwulan II Tahun 2026 sekaligus Asistensi Penyusunan Perubahan Rencana Kerja (P-Renja) Tahun 2026 bagi SKPD sektor Pembangunan Manusia. Kegiatan berlangsung pada Senin (13/7/2026) di Ruang Rapat Baiman Lantai III Bapperida Kabupaten Banjar dan dibuka sekaligus dipimpin Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Fara Hayani.


Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, RSUD Ratu Zalecha Martapura, serta jajaran Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kabupaten Banjar.


Dalam sambutannya, Kepala Bidang PPM Bapperida Kabupaten Banjar Fara Hayani menegaskan bahwa penyusunan Perubahan Rencana Kerja bukan sekadar penyesuaian administrasi terhadap program dan anggaran, tetapi menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan pembangunan yang telah berjalan selama Semester I Tahun Anggaran 2026.


"Setiap perubahan yang diusulkan harus didasarkan pada hasil evaluasi kinerja, perkembangan pelaksanaan kegiatan, perubahan kebijakan, serta kebutuhan riil yang berkembang di lapangan agar dokumen yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah," ujarnya.


Fara menambahkan, melalui kegiatan asistensi ini Bapperida ingin memastikan seluruh perangkat daerah menyusun dokumen P-Renja yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Banjar, RPJMD, RKPD Tahun 2026, serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, keselarasan indikator, target kinerja, program, kegiatan hingga penganggaran menjadi faktor penting agar pelaksanaan pembangunan pada sisa tahun anggaran dapat berjalan efektif, terukur, dan memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.


Pada sesi pemaparan, Fungsional Perencana Muda Bapperida Kabupaten Banjar, Sihabuddin, menjelaskan mekanisme penyusunan Dokumen Perubahan Rencana Kerja mulai dari penyusunan gambaran umum, evaluasi pelaksanaan Renja hingga Triwulan II, identifikasi permasalahan, perubahan target kinerja, penyesuaian program dan kegiatan, sampai penyusunan matriks perubahan yang akan menjadi bagian dari dokumen P-Renja Tahun 2026. Ia juga memaparkan pentingnya menjaga konsistensi antara indikator tujuan, sasaran, program, dan kegiatan agar tetap selaras dengan dokumen perencanaan yang lebih tinggi.


Sihabuddin meminta seluruh perangkat daerah segera menyempurnakan dokumen P-Renja berdasarkan hasil pembahasan dalam desk asistensi. Ia menekankan perlunya penyempurnaan pada aspek perumusan indikator yang lebih berorientasi pada hasil (outcome), konsistensi target antar dokumen, serta penguatan analisis terhadap faktor pendukung maupun penghambat pelaksanaan program. Selain itu, setiap usulan perubahan program dan anggaran diminta memiliki dasar yang jelas, didukung hasil evaluasi, serta mengacu pada prioritas pembangunan daerah sehingga mampu meningkatkan kinerja perangkat daerah secara nyata.


Hasil pembahasan menunjukkan masih terdapat beberapa dokumen perangkat daerah yang memerlukan penyempurnaan pada indikator kinerja, target capaian, narasi evaluasi, serta keselarasan antara program, kegiatan, subkegiatan dan alokasi anggaran. Seluruh SKPD diminta menyampaikan kembali dokumen yang telah direvisi untuk dilakukan verifikasi akhir oleh Bapperida sebelum menjadi bagian dari penyusunan Perubahan RKPD Kabupaten Banjar Tahun 2026.


Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh SKPD sektor Pembangunan Manusia memiliki pemahaman yang sama dalam penyusunan P-Renja, menghasilkan dokumen perencanaan yang lebih berkualitas, terukur, akuntabel, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang efektif, sinkron, dan berorientasi pada pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Banjar.(Ione/Brigade Bapperida)



Komentar