Monitoring MPLS Ramah di SDN Lawahan, Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru Pastikan Lingkungan Belajar Aman dan Inklusif
Beruntung Baru – Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah di SDN Lawahan, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan monitoring dipimpin langsung oleh Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, didampingi Bunda PAUD Kecamatan Beruntung Baru, Ainun Jariah. Turut hadir Sekretaris Rukmala Bidang Sosialisasi dan Advokasi Norhadie, Ahmad Rizal, Bunda PAUD Desa Lawahan, Pahlina, serta Bhabinkamtibmas Desa Lawahan, Miftahul Huda.
Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian MPLS dilaksanakan sesuai prinsip perlindungan anak, yaitu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan, dan diskriminasi. Selain meninjau langsung pelaksanaan kegiatan, tim juga berdialog dengan pihak sekolah guna memperoleh gambaran pelaksanaan MPLS sekaligus memberikan penguatan terkait pentingnya membangun budaya sekolah yang ramah anak.
Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi merupakan langkah awal dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus menumbuhkan rasa aman dan percaya diri sejak hari pertama memasuki dunia pendidikan.
"MPLS Ramah harus menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi setiap anak. Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan seluruh peserta didik memperoleh haknya untuk belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh semangat, sehingga mampu membentuk karakter positif sejak hari pertama memasuki sekolah," ujar Wahidin Noor.
Senada dengan itu, Bunda PAUD Kecamatan Beruntung Baru, Ainun Jariah, menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam mendampingi proses transisi anak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju Sekolah Dasar.
"Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar anak mampu beradaptasi dengan baik. Dengan lingkungan yang ramah dan dukungan yang optimal, anak akan lebih percaya diri, mandiri, dan siap mengikuti proses pembelajaran," tuturnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan MPLS Ramah juga disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Lawahan, Miftahul Huda. Menurutnya, terciptanya lingkungan sekolah yang aman merupakan tanggung jawab bersama, sehingga sinergi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan aparat keamanan perlu terus diperkuat.
"Kami mendukung penuh pelaksanaan MPLS Ramah sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan. Dengan kolaborasi semua pihak, kami berharap anak-anak dapat belajar dengan tenang, merasa terlindungi, dan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, serta saling menghargai," ungkapnya.
Melalui kegiatan monitoring ini, Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru berharap pelaksanaan MPLS Ramah dapat menjadi budaya di seluruh satuan pendidikan. Dengan demikian, setiap peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang positif sejak hari pertama sekolah, sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada perlindungan hak-hak anak.
(IP.Kab.Banjar/Brigade Informasi RA)
