Bentengi Generasi Muda Dari Bahaya Napza, Puskesmas Mataraman Gelar Sosialisasi Di SMPN 3 MATARAMAN
MATARAMAN-InfoPublik- Dalam
rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan peserta didik mengenai bahaya
penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), Puskesmas
Mataraman melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Isu NAPZA di SMP Negeri
3 Mataraman pada Rabu pagi (8/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di
lingkungan SMPN 3 Mataraman tersebut diikuti oleh puluhan siswa, dewan guru,
serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Mataraman. Sosialisasi menghadirkan
narasumber Nayli Watini, SKM, yang memberikan edukasi secara komprehensif mengenai
berbagai bentuk NAPZA, dampak penyalahgunaannya, serta strategi pencegahan yang
dapat dilakukan sejak usia sekolah.
Kepala Puskesmas Mataraman,
Risnawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif
dan preventif bidang kesehatan yang terus dilakukan oleh Puskesmas Mataraman
untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba dan zat
adiktif lainnya.
“Remaja merupakan aset bangsa
yang harus kita jaga bersama. Melalui sosialisasi ini kami ingin memberikan
pemahaman sejak dini agar para pelajar mampu mengenali bahaya NAPZA, menjauhi
pergaulan yang berisiko, serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk
penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Nayli Watini,
SKM menjelaskan bahwa NAPZA tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga
dapat mengganggu kesehatan mental, menurunkan prestasi belajar, merusak
hubungan sosial, bahkan berpotensi menimbulkan masalah hukum. Ia juga memaparkan
berbagai jenis narkotika dan zat adiktif yang sering disalahgunakan oleh
kalangan remaja serta modus-modus yang kerap digunakan untuk menjerat generasi
muda.
Selain itu, para siswa diberikan
pemahaman mengenai faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang terjerumus
dalam penyalahgunaan NAPZA, seperti pengaruh lingkungan pergaulan, rasa ingin
tahu yang berlebihan, kurangnya pengawasan, hingga tekanan sosial dari teman
sebaya.
“Jangan pernah mencoba-coba
narkoba dengan alasan apa pun. Sekali terjerumus akan sangat sulit untuk
keluar. Kunci utama pencegahan adalah memilih lingkungan pergaulan yang
positif, memperkuat keimanan, aktif dalam kegiatan sekolah, olahraga, dan
berbagai aktivitas yang bermanfaat,” jelas Nayli Watini di hadapan peserta.
Kegiatan berlangsung secara
interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias
mengikuti materi yang disampaikan dan aktif mengajukan pertanyaan terkait
dampak penggunaan NAPZA, cara mengenali ciri-ciri penyalahguna narkoba, serta
langkah yang harus dilakukan apabila menemukan teman atau lingkungan yang
terindikasi terlibat penyalahgunaan zat adiktif.
Pihak SMPN 3 Mataraman
mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut dan berharap sinergi antara sekolah dan
Puskesmas Mataraman dapat terus ditingkatkan dalam rangka menciptakan
lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa mampu menjadi pelopor hidup sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat, serta memiliki kesadaran untuk menjaga diri dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan. Puskesmas Mataraman berkomitmen untuk terus melaksanakan edukasi kesehatan kepada kelompok remaja sebagai langkah nyata dalam mewujudkan generasi muda Kecamatan Mataraman yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bebas dari NAPZA. (IP/BRIGADE/MATARAMAN/DIDI).
