Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar Gelar Sosialisasi Penyelamatan Naskah Kuno di Martapura Barat

MARTAPURA BARAT – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar menggelar kegiatan Sosialisasi Pengolahan, Pengembangan, dan Pengalihmediaan Naskah Kuno. Kegiatan yang bernilai strategis dalam menjaga kelestarian sejarah lokal ini dilaksanakan di Aula Kecamatan Martapura Barat pada Selasa, 6 Juli 2027.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Martapura Barat beserta jajaran Kepala Seksi dan staf kecamatan. Selain itu, sosialisasi ini juga diikuti secara antusias oleh seluruh Pambakal di wilayah Kecamatan Martapura Barat yang hadir bersama staf desa masing-masing

 

Turut hadir pula para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, serta perwakilan resmi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar selaku pelaksana program.

 

Camat Martapura Barat dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas dipilihnya wilayah Martapura Barat sebagai lokus sosialisasi. Menurutnya, kesadaran akan pentingnya menjaga dokumen sejarah, terutama naskah-naskah kuno keagamaan dan adat, masih perlu ditingkatkan di tingkat desa.

 

Melalui sosialisasi ini, kami berharap para Pambakal dan tokoh masyarakat dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk mengedukasi warga agar tidak mengabaikan dokumen-dokumen bersejarah yang mungkin masih tersimpan di rumah-rumah penduduk

 

Sementara itu, perwakilan dari Dispersip Kabupaten Banjar menjelaskan bahwa kegiatan ini fokus pada tiga tahapan penting: pengolahan (identifikasi dan perawatan fisik), pengembangan (pemanfaatan isi naskah), dan pengalihmediaan (digitalisasi). Proses pengalihmediaan menjadi penting di era digital ini guna mengantisipasi kerusakan fisik naskah akibat faktor usia, cuaca, maupun bencana alam.

 

Dalam sesi pemaparan materi, para peserta diberikan edukasi mengenai tata cara penanganan awal naskah kuno yang rapuh serta bagaimana proses digitalisasi dilakukan tanpa merusak dokumen asli

 

Keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat dinilai sangat vital, mengingat banyak naskah kuno di Kabupaten Banjar seperti kitab-kitab tulisan tangan para ulama terdahulu berada di bawah kepemilikan pribadi atau ahli waris.

 

Melalui sinergi antara Dispersip, pihak kecamatan, aparatur desa, dan tokoh masyarakat ini, diharapkan kekayaan intelektual dan sejarah masa lalu Kabupaten Banjar dapat terselamatkan serta diwariskan dengan baik kepada generasi mendatang dalam bentuk digital yang lebih aman dan mudah diakses


Komentar