Perkuat Upaya Pencegahan Stunting, Bumil Risiko Tinggi Dapat Edukasi Gizi dan PMT

Sebagai upaya memperkuat pencegahan stunting sejak masa kehamilan, Bidan Desa Raudhatul Jennah bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada ibu hamil risiko tinggi (risti) yang disertai dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Senin, 29 Juni 2026.

Kegiatan ini turut melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari Bidan Desa, Kader PKK, dan Kader KB sebagai bentuk sinergi dalam memberikan pendampingan kepada ibu hamil. Melalui pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan ibu hamil memperoleh informasi yang tepat serta dukungan yang diperlukan untuk menjalani kehamilan yang sehat.

Dalam kegiatan tersebut, ibu hamil risiko tinggi mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama kehamilan, konsumsi makanan bergizi, kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah, pola hidup sehat, serta pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin di fasilitas kesehatan. Selain itu, ibu hamil juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai dukungan dalam memenuhi kebutuhan gizi selama masa kehamilan.

Bidan Desa Raudhatul Jennah menyampaikan bahwa kegiatan KIE dan pemberian PMT merupakan bagian dari pendampingan berkelanjutan bagi ibu hamil risiko tinggi. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta dukungan dari keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin. Ia juga mengajak keluarga untuk berperan aktif mendampingi ibu hamil agar kehamilan berjalan sehat dan risiko stunting dapat dicegah sejak dini.

Melalui kolaborasi antara Bidan Desa dan Tim Pendamping Keluarga (TPK), diharapkan upaya pendampingan kepada ibu hamil dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan mendukung percepatan penurunan stunting di Kecamatan Sungai Pinang.



Komentar