Dari Riset untuk Daerah, Pemkab Banjar Anugerahi Pemenang LKTI 2026
MARTAPURA, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten Banjar memberikan penghargaan kepada lima pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Kabupaten Banjar Tahun 2026 pada Apel Gabungan Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS), Senin (29/6/2026) pagi di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura.
Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolis oleh Bupati Banjar yang diwakili Wakil Bupati H. Said Idrus Al-Habsyie, didampingi Sekretaris Daerah H. Yudi Andrea, Kepala Bapperida Hj. Anna Rosida Santi.
LKTI Kabupaten Banjar merupakan ajang yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat, akademisi, pelajar hingga aparatur sipil negara untuk aktif berkontribusi melalui gagasan-gagasan inovatif yang dapat mendukung pembangunan daerah berbasis data dan riset.

Antusiasme peserta dalam kompetisi ini cukup tinggi. Sebanyak 35 naskah karya ilmiah masuk dan diseleksi secara ketat oleh tiga dewan juri yang kompeten, melibatkan BRIDA Kalimantan Selatan, BPS Kalimantan Selatan, dan Bapperida Kabupaten Banjar. Dari puluhan karya tersebut, terpilih 10 finalis terbaik dan akhirnya ditetapkan lima karya terbaik sebagai pemenang.
Juara I diraih oleh Bandi Chairullah melalui karya ilmiah berjudul “INTAN SIKAPAYU: Transformasi Inovasi Tangguh Sinergis Kampung Papuyu Sebagai Model Penguatan Ekonomi Sektor Unggulan dan Ketahanan Bencana Hidrologis di Kabupaten Banjar”. Atas prestasinya, ia menerima plakat, sertifikat penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp3 juta.

Sementara itu, Juara II diraih Tien Zubaidah dengan karya “BANJAR RESCUE HUB: Optimalisasi Ketahanan Bencana Melalui Integrasi Posko Logistik Mikro dan Sistem Informasi Desa Berbasis GIS Real-Time di Desa Rawan Banjir Kabupaten Banjar”.
Adapun Juara III diraih Eddy Erwan Nopianoor melalui karya “GARDA BANJAR: Transformasi Manajemen Krisis Kebencanaan: Migrasi Pelaporan Tradisional Menuju Ekosistem Digital Terintegrasi di Kabupaten Banjar”.

Pada kategori Juara Harapan I, penghargaan diberikan kepada Syamsuwal Qomar dengan karya “SIPANTING BANJAR: Inovasi Sistem Informasi Digital Sebagai Strategi Kampanye Wajib Belajar 13 Tahun dan Penguatan Partisipasi PAUD di Kabupaten Banjar”.
Sedangkan Juara Harapan II diraih Sihabuddin Salman melalui karya “Model Perencanaan Terpadu Berbasis Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Bencana Dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Melalui Pembaruan Inovasi ‘SI-BAPAK MANIS’ (Studi Pada Wilayah Rawan Banjir: Kecamatan Sungai Tabuk dan Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar)”.
Kepala Bapperida Kabupaten Banjar Hj. Anna Rosida Santi berharap penyelenggaraan LKTI dapat menjadi wadah lahirnya berbagai gagasan dan inovasi baru yang aplikatif untuk menjawab tantangan pembangunan di Kabupaten Banjar.
Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan tidak hanya berhenti sebagai tulisan ilmiah, tetapi diharapkan dapat menjadi referensi dan bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan serta mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang lebih maju, tangguh, dan berkelanjutan.(Ione/Brigade Bapperida)
