Percepat Pencegahan dan Penanganan Stunting, Desa Mangkauk Kembali Gelar Rembuk Stunting Desa 2026
Pengaron, 29 JUNI 2026 – Pemerintah Desa Mangkauk Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar, menggelar Rembuk Stunting Pencegahan, dan Penanganan Stunting Tingkat Desa Tahun 2026,, yang bertempat di Kantor Desa Mangkauk, Kamis, (25/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Pengaron beserta jajaran, Bidan Desa, kader-kader Desa, Pambakal dan seluruh jajaran Pemerintah Desa Mangkauk, serta stakeholder dan lintas sektor pemerintah terkait lainnya. Dalam sambutannya Pambakal Mangkauk, Subeli mengatakan, beliau berharap kerja sama dari semua pihak-pihak terkait dalam upaya penurunan stunting di Desa Mangkauk, mengingat masih adanya beberapa kasus stunting yang terdapat di Mangkauk. Sekretaris Kecamatan Pengaron, Muhammad Arsyad mengatakan, rembuk stuting, bahwa Rembuk Stunting sendiri kegiatan yang wajib diselenggarakan dari tingkat pusat hingga tingkat Desa, Desa Mangkauk merupakan wilayah yang cukup luas, dengan jumlah penduduk yang juga banyak, jadi permasalahnnya yang ada juga termasuk kompleks, sehingga memerlukan perhatian yang lebih khusus. Rembuk stunting sendiri juga sebagai forum musyawarah bagian dari Musdes, tetapi lebih berfokus pada bidang kesehatan, dimana sebagai kebutuhan dasar hidup manusia, maka diadakan kegiatan khsusus rembuk stunting. Rembuk stunting sendiri dilakukan sebelum pelaksanaan Musyawarah Desa ( Musdes) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun berikutnya.
Melihat juga masih adanya warga yang enggan datang ke posyadu, baik itu posyandu balita maupun remaja, sehingga sangat diperlukan peran seluruh lapisan masyarakat dalam membantu memperlancar kegiatan tersebut, mulai dari tingkat rumah tangga hingga tingkat Pemerintahan Desa, terutama peran para kader, bidan Desa, yang menjadi salah satu pilar utama dalam mensukseskan program tersebut. Dalam hal ini, peran ayah juga sangat penting, pada saat para ibu tidak bisa mengantrakan anaknya ke posyandu, maka para ayahlah yang diharapkan dapat ikut berperan. Salah satu yang menjadi permasalahan bersama dalam program tersebut adalah kurangnya kesadaran masyarakatat untuk datang ke posyandu, dengan berbagai alasan tertentu..
Dengan adanya kegiatan ini, yang diadakan dari tingkat pusat sampai tingkat Desa, semoga nantinya permasalahan stunting bisa sepenuhnya teratasi.
