DLH Kabupaten Banjar Gelar Koordinasi dan Pembentukan Pembinaan Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah dan Kelompok Swadaya Masyarakat di Desa Bawahan Seberang
MATARAMAN-InfoPublik- Dalam upaya
meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup
(DLH) Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan koordinasi dan pembentukan
pembinaan pengelolaan sampah melalui Bank Sampah dan Kelompok Swadaya
Masyarakat (KSM) di Desa Bawahan Seberang, Kecamatan Mataraman, Selasa
(23/6/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di
kantor desa setempat tersebut dihadiri oleh aparatur desa, tokoh masyarakat,
kader lingkungan, pengurus Bank Sampah, perwakilan kelompok masyarakat, serta
warga yang memiliki perhatian terhadap pengelolaan lingkungan dan kebersihan
desa.
Kegiatan ini merupakan bagian
dari upaya DLH Kabupaten Banjar dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk
mengurangi timbulan sampah dari sumbernya melalui prinsip pengurangan,
pemanfaatan kembali, dan daur ulang sampah. Selain itu, pembentukan dan pembinaan
kelompok pengelola sampah di tingkat desa diharapkan mampu menciptakan
lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomis.
Narasumber dari Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten Banjar, Qatratun Nada, Staf Seksi Kemitraan DLH Kabupaten
Banjar, menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya
bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.
"Melalui Bank Sampah dan
Kelompok Swadaya Masyarakat, warga dapat berperan langsung dalam memilah dan
mengelola sampah rumah tangga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, sampah
yang dikelola dengan baik juga memiliki nilai ekonomi yang dapat memberikan
manfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Qatratun Nada menambahkan bahwa
Bank Sampah merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pengurangan
volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir. Oleh karena itu,
diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengelola, serta
dukungan masyarakat agar program dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, ia juga
menjelaskan mekanisme pembentukan dan pengelolaan Bank Sampah, tata cara
pemilahan sampah dari rumah tangga, pencatatan hasil tabungan sampah, hingga
peluang pemanfaatan sampah bernilai jual yang dapat menjadi sumber tambahan pendapatan
masyarakat.
Selain itu, peserta diberikan
pemahaman mengenai pentingnya membangun kesadaran lingkungan sejak tingkat
keluarga, sehingga budaya memilah dan mengelola sampah dapat menjadi kebiasaan
sehari-hari di masyarakat.
Kepala Desa Bawahan Seberang Fahmi
Fauzi menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap adanya
pembinaan dari DLH Kabupaten Banjar dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat
pengelolaan sampah berbasis masyarakat di desa.
"Kami berharap melalui
kegiatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah yang
baik. Dengan adanya Bank Sampah dan keterlibatan kelompok swadaya masyarakat,
lingkungan desa akan menjadi lebih bersih dan sehat," ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif
dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menggali
informasi terkait pengelolaan sampah rumah tangga, pembentukan kelembagaan Bank
Sampah, serta strategi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga
kebersihan lingkungan.
Melalui koordinasi dan pembentukan pembinaan ini, DLH Kabupaten Banjar berharap Desa Bawahan Seberang dapat menjadi salah satu desa yang aktif mengembangkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sehingga mampu mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(IP/BRIGADE/MATARAMAN/DIDI)
