Kampung KB Naik Kelas! Penguatan Pokja dan Poktan Jadi Kunci Mewujudkan Keluarga Berkualitas di Sungai Pinang
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), Dinas Sosial Kabupaten Banjar melaksanakan Kegiatan Pembinaan Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) pada Senin (22/6/2026) di Kecamatan Sungai Pinang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan operasional Kelompok Kerja (Pokja) dan Kelompok Kegiatan (Poktan) sebagai ujung tombak pelaksanaan program pembangunan keluarga di tingkat desa.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus Pokja Kampung KB, kader Poktan, perangkat desa, serta unsur terkait lainnya. Melalui pembinaan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai penguatan kelembagaan Kampung KB, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta strategi pelaksanaan program yang efektif dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Banjar menyampaikan bahwa Kampung KB merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan berbagai program pembangunan, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, hingga perlindungan sosial. Oleh karena itu, peran Pokja dan Poktan sangat penting dalam memastikan seluruh program dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Sementara itu, Raihani, Penyuluh KB Kecamatan Sungai Pinang, menegaskan bahwa keberhasilan Kampung KB tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah desa, kader, maupun masyarakat.
“Melalui pembinaan ini, kami berharap Pokja dan Poktan semakin memahami tugas dan fungsinya serta mampu mengembangkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kampung KB bukan hanya tentang keluarga berencana, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui berbagai program pemberdayaan,” ujar Raihani.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan kapasitas Pokja dan Poktan di seluruh desa wilayah Kecamatan Sungai Pinang semakin meningkat sehingga mampu menggerakkan berbagai program pembangunan keluarga secara lebih efektif. Dengan demikian, Kampung KB dapat terus berkembang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan keluarga berkualitas, mandiri, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
