Kebakaran Hanguskan Permukiman di Tambak Anyar Ilir Martapura, Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Uang Tunai dan Sembako
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 5
Martapura, Info Publik - Musibah kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kawasan Jl. Ahmad Yani, Desa Tambak Anyar Ilir, RT. 002, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar pada Jumat (19/6/2026) siang. Korban terdampak dipastikan langsung menerima bantuan dari pemerintah daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, berkobarnya api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga sekitar pukul 11.56 WITA. Kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya, memicu kepanikan warga yang bersiap melaksanakan ibadah salat Jumat.
Kobaran api berhasil dipadamkan setelah armada pemadam kebakaran bersama relawan bergotong-royong menjinakkan si jago merah. Kendati demikian, dampak kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan, 3 Kepala Keluarga (KK) dengan total 9 jiwa kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan properti.
Merespon musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada para warga terdampak.
Bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Banjar yang diwakili oleh Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr. Hj. Erny Wahdini, S.Pd., M.Pd., sebagai wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah di tengah musibah yang menimpa masyarakat.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar turut prihatin yang mendalam atas musibah ini. Semoga bapak, ibu, dan seluruh korban terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, serta kesabaran dalam menghadapi cobaan ini," ujar Erny di lokasi penyerahan bantuan.
Dalam kesempatan tersebut, Erny juga menyelipkan imbauan penting bagi seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan demi meminimalisir potensi bencana serupa di kemudian hari.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati, memeriksa instalasi listrik secara berkala, dan memperhatikan penggunaan kompor guna mencegah terjadinya musibah kebakaran," tambahnya.
Untuk meringankan beban ekonomi para korban sekaligus mendukung proses pemulihan pascakejadian, Pemkab Banjar menyalurkan bantuan berupa paket sembako serta bantuan simbolis kebakaran sebesar Rp 10.000.000 untuk korban yang rumahnya rusak berat, Rp 5.000.000 rusak sedang, dan Rp 2.000.000 rusak ringan. bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban sekaligus mendukung proses pemulihan pascakejadian.
Ari/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar
