Sinergi Distan Banjar dan BRMP, Gencarkan Teknologi Peternakan Modern Sekaligus Sukseskan Panen Bawang Merah
Guna mewujudkan kemandirian peternak dalam pemenuhan kebutuhan bibit ternak itik yang bermutu tinggi. Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) melalui Bidang Sarana TPH, Perkebunan dan Peternakan mengambil langkah strategis. Distan Banjar secara resmi menggelar acara Sosialisasi Good Breeding Practice dalam Pembibitan Unggas Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2026 di Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Banjarbaru, Kamis (18/6/2026).
Dalam upaya mewujudkan kemandirian peternak dan menjamin ketersediaan pangan hewani, penerapan Good Breeding Practice (GBP) dalam pembibitan ternak unggas. Langkah ini diambil sebagai fondasi utama untuk mendongkrak produktivitas ternak, menjamin kualitas telur dan daging, serta meningkatkan keuntungan usaha peternakan.
Kegiatan dihadiri Plt Kepala BRMP Dr Wahida Annisa Yusuf, Kepala Dinas Pertanian Warsita, Kepala Bidang Sarana TPH, Perkebunan dan Peternakan Nurul Chatimah beserta jajaran, Penyuluh serta peternak.
Dalam sambutannya Plt Kepala BRMP Dr Wahida Annisa Yusuf memberikan sinyal dukungan penuh. Ia menekankan pentingnya integrasi teknologi modern dalam manajemen pembibitan guna memastikan kontinuitas ketersediaan bibit unggul di tingkat peternak lokal.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita menyampaikan "Upaya ini dilakukan demi mendorong kemandirian para peternak lokal agar mampu menghasilkan bibit unggas, khususnya itik, yang berkualitas secara mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Banjar," ujar Warsita.
Demi memastikan ilmu pembibitan ini tersampaikan dengan efektif, Dinas Pertanian melibatkan sinergi kuat antara Koordinator Penyuluh Kecamatan dan perwakilan kelompok tani dari enam wilayah kecatamatan sentra pendorong.
“Melalui sosialisasi penerapan standardisasi Good Breeding Practice ini, para penyuluh diharapkan dapat menjadi jembatan ilmu, sementara kelompok tani mampu mengimplementasikannya langsung di lapangan demi mendongkrak mutu peternakan unggas daerah,” ungkap Warsita.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber ahli, Dr Akhmad Hamdan, seorang Penyuluh Pertanian Ahli Muda dari BRMP Kalimantan Selatan. Ia memaparkan materi bertajuk "Good Breeding Practice di IP2MP Banjarbaru" guna membekali para peserta dengan strategi pembibitan unggas modern yang bermutu tinggi.
Menariknya, kegiatan hari itu sudah terasa segar sejak pagi hari sebelum sosialisasi dimulai. Para pejabat beserta peserta terlebih dahulu turun ke ladang untuk melakukan panen raya bawang merah varietas Bima Brebes Label Ungu di lahan uji coba BRMP. Keberhasilan panen ini menjadi kabar baik, karena komoditas bawang merah tersebut akan diadopsi dan dibudidayakan secara luas di tanah Kabupaten Banjar.
(Brigade Distan Syaripuddin)
