KEMENSOS RI BERIKAN BANTUAN UNTUK PENGEMBANGAN DESA INKLUSI MANDIRI DI KABUPATEN BANJAR

Mewakili Bupati Banjar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Rakhmat Dhany menghadiri Penyerahan Bantuan Pengembangan Desa Inklusi Mandiri (BERDIKARI) di Kabupaten Banjar, turut hadir Kepala Sentra Budi Luhur Ratna Dewi, Manajer PLN UPT Banjarbaru Bayu Putra A, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Erny Wahdini, Ketua PD Aisyiyah Nadiyah, serta lainnya. Di Banjarbaru, Rabu (17/6).

Dalam sambutan Bupati Banjar yang dibacakannya, Rakhmat Dhany menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Sentra Budi Luhur Banjarbaru. Penghargaan ini bukan tanpa alasan. Program BEDIKARI yang diperkenalkan tidak hanya sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga menciptakan fondasi yang kokoh untuk keberlanjutan sosial. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga berkomitmen untuk mempersiapkan masyarakat agar mandiri dan dapat berkontribusi terhadap pembangunan. Pendampingan yang terukur dan terencana menjadi kunci keberhasilan program ini.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Rakhmat Dhany menekankan pentingnya bahwa bantuan yang diberikan tidak berhenti pada saat penyerahan, melainkan berlanjut dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan. Hal ini mengindikasikan sebuah paradigma baru dalam pendekatan terhadap pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan mereka sendiri.

Kemudian, Rakhmat Dhany juga menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Banjar yang secara konsisten memberikan dukungan kepada perempuan, lansia, dan individu dengan disabilitas. Kerja keras dan komitmen Aisyiyah dalam menciptakan lingkungan yang inklusif sangatlah patut dicontoh. Dukungan kepada kelompok-kelompok yang biasanya terpinggirkan menunjukkan bahwa program inklusi sosial tidak hanya berbicara tentang akses, tetapi juga tentang pengakuan, apresiasi, dan pemberdayaan.

"Keberhasilan pembangunan sosial di Kabupaten Banjar tidak lepas dari sinergi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan semua pemangku kepentingan. Dengan adanya partisipasi aktif dari semua pihak, seperti yang ditunjukkan dalam acara tersebut, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Ini adalah langkah menuju masyarakat yang lebih sejahtera di mana setiap individu mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang." Ucap Rakhmat Dhany.


Komentar