Rembuk Stunting Desa Pakutik 2026: Menyatukan Langkah Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

Pemerintah Desa Pakutik, Kecamatan Sungai Pinang, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 dalam rangka penyusunan program dan kegiatan percepatan penurunan stunting untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/6/2026) tersebut dilaksanakan di Balai Pertemuan Sinar Muda Desa Pakutik.


Acara dibuka secara resmi oleh Pambakal Desa Pakutik, Mustar, dan dihadiri oleh Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sungai Pinang, Mulkan, pendamping kecamatan, pendamping desa, unsur BPD, kader Posyandu, kader kesehatan, perangkat desa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.


Dalam sambutannya, Mustar menyampaikan bahwa rembuk stunting merupakan forum penting untuk menyatukan persepsi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting membutuhkan perencanaan yang matang dan dukungan seluruh pihak.


Kegiatan rembuk stunting ini membahas hasil pendataan dan kondisi stunting di Desa Pakutik, sekaligus menyusun usulan program prioritas yang akan dimasukkan dalam perencanaan pembangunan desa Tahun Anggaran 2027. Berbagai program yang mendukung peningkatan gizi ibu dan anak, pelayanan kesehatan, sanitasi lingkungan, penyediaan air bersih, serta edukasi bagi keluarga menjadi fokus pembahasan dalam musyawarah tersebut.


Pada kesempatan itu, Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sungai Pinang, Mulkan, menegaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.


“Rembuk Stunting ini menjadi wadah untuk menyamakan langkah dan menyusun program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kita optimistis dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Mulkan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung program percepatan penurunan stunting, sehingga pembangunan sumber daya manusia yang unggul dapat dimulai dari tingkat desa dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.



Komentar