Inspektorat dan DPRD Kabupaten Banjar Edukasi Anti Korupsi di SMPN 2 Astambul

ASTAMBUL, InfoPublik – SMPN 2 Astambul menjadi lokasi pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi (PAK) yang diselenggarakan oleh Inspektorat Kabupaten Banjar bekerja sama dengan pihak sekolah, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Laboratorium IPA SMPN 2 Astambul tersebut diikuti seluruh siswa, guru, dan tenaga pendidik.

Kegiatan menghadirkan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Banjar, Amiruddin, S.H.I., M.H., sebagai narasumber utama. Sosialisasi ini bertujuan menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab kepada peserta didik sebagai upaya pencegahan korupsi sejak usia dini.

Dalam paparannya, Amiruddin menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga harus dimulai dari dunia pendidikan melalui pembentukan karakter generasi muda. Para siswa juga diajak memahami dan menerapkan sembilan nilai integritas anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari.

"Korupsi bukan hanya soal uang negara yang besar, tetapi dimulai dari hal-hal kecil seperti menyontek, datang terlambat, atau tidak amanah terhadap tugas. Jika kalian jujur dari sekarang, kalian sedang mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang hebat," ujar Amiruddin di hadapan para siswa.

Selain penyampaian materi, Inspektorat Kabupaten Banjar turut menghadirkan sesi interaktif berupa tanya jawab berhadiah. Metode tersebut disambut antusias oleh para siswa sehingga suasana kegiatan berlangsung komunikatif, edukatif, dan penuh semangat.

Kepala SMPN 2 Astambul, Rina Liestia Dewi, S.P., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Inspektorat Kabupaten Banjar dan DPRD Kabupaten Banjar atas dukungan terhadap penguatan karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan anti korupsi merupakan bagian penting dalam membangun budaya sekolah yang berintegritas.

"Kami berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai anti korupsi dalam kehidupan sekolah melalui penguatan kantin kejujuran, budaya disiplin waktu, serta transparansi dalam berbagai kegiatan kesiswaan. Kami berharap nilai-nilai ini menjadi kebiasaan positif yang terus melekat pada diri siswa," ungkap Rina. 

Kegiatan kemudian ditutup dengan deklarasi “Siswa Anti Korupsi” dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan generasi muda Kabupaten Banjar yang cerdas, jujur, dan berintegritas.


Komentar