Perkuat Semangat Kebangsaan, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Sosialisasi Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan

Di tengah derasnya arus globalisasi, maraknya penyebaran hoaks, hingga tantangan intoleransi yang berpotensi mengikis nilai-nilai kebangsaan, Kecamatan Beruntung Baru mengambil langkah nyata dengan menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Karakter Bangsa, Pembauran Kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, dan Sejarah Kebangsaan bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, pada Rabu (10/6/2026) pukul 09.00 WITA ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar melalui Kasi Trantib Kecamatan Beruntung Baru, Gazali Rahman, sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara.

Sosialisasi dibuka langsung oleh Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, serta dihadiri oleh Ibu Ris Sumiarti, perwakilan Badan Kesbangpol Kabupaten Banjar Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama beserta jajaran. Hadir pula unsur TNI-Polri, para pambakal se-Kecamatan Beruntung Baru, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya, Camat Beruntung Baru menegaskan bahwa penguatan wawasan kebangsaan menjadi hal penting di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari globalisasi, penyebaran informasi palsu (hoaks), intoleransi, hingga mulai pudarnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, pembangunan karakter kebangsaan harus dimulai dari lingkungan terdekat masyarakat.

“Kebangsaan tidak dibangun dari ruang sidang semata, tetapi tumbuh dari kecamatan, desa, hingga lingkungan masyarakat yang menjaga persatuan dan gotong royong,” ujar Wahidin Noor.

Ia juga menekankan bahwa kecamatan memiliki peran strategis sebagai motor koordinasi lintas sektoral dalam membangun kesadaran berbangsa, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai bela negara melalui berbagai program pembinaan masyarakat.

Materi sosialisasi kemudian disampaikan oleh Pasi Intel Kodim 1006/Martapura, Kapten Arif Triantoko, yang membahas tentang bela negara. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa bela negara tidak selalu dimaknai dalam bentuk fisik atau militer, tetapi juga melalui sikap sehari-hari dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Bela negara bukan hanya tentang mengangkat senjata, tetapi bagaimana setiap warga negara memiliki rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, disiplin, serta mampu menangkal berbagai ancaman yang dapat memecah belah bangsa. Menjaga NKRI adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari lingkungan keluarga, desa, hingga kecamatan,” tegas Kapten Arif Triantoko.

Sementara itu, materi wawasan kebangsaan disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kampung Baru, Aipda Ardianto Aditia Wibisono, yang menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan suku, agama, budaya, dan adat istiadat harus dipandang sebagai kekuatan bangsa, bukan sumber perpecahan.

“Pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus ditanamkan kepada masyarakat agar tumbuh rasa memiliki, menjaga persatuan, serta menangkal paham-paham yang dapat mengganggu keutuhan bangsa,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menumbuhkan semangat bela negara dan karakter kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
IP.Kab.Banjar/BrigadeManisBeruntungBaru.Opr.RA


Komentar