Koordinasi Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA Tahun 2026 di Desa Tatah Jaruju
Tatah
Jaruju, – Dalam upaya
meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang
sehat, beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA), telah dilaksanakan kegiatan
koordinasi Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA Tahun 2026 di Balai Kemasyarakatan
Desa Tatah Jaruju, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, pada Senin
(8/6/2026).
Kegiatan
ini dihadiri oleh Kasi Pemberdayaan Kecamatan Tatah Makmur, perwakilan Dinas
Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Pambakal Desa Tatah Jaruju,
kader pangan B2SA Posyandu, kader PKK desa, ibu yang memiliki balita, ibu
hamil, ibu menyusui, serta ibu rumah tangga yang belum pernah mengikuti
kegiatan sosialisasi konsumsi pangan B2SA.
Pambakal
Desa Tatah Jaruju Majidi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan
tersebut sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap
pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi. Ia berharap melalui
sosialisasi ini, masyarakat dapat menerapkan pola makan yang lebih baik dalam
kehidupan sehari-hari sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas kesehatan
keluarga.
Sementara
itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Tatah Makmur Achmad Husaini menambahkan
pentingnya peran kader pangan B2SA, kader PKK, dan Posyandu sebagai ujung
tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui kerja sama yang baik
antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan
pesan-pesan tentang konsumsi pangan B2SA dapat tersampaikan secara luas dan
berkelanjutan.
Analis
Ketahanan Pangan Ahli Pertama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten
Banjar Cynthia Arini menjelaskan bahwa penting nya untuk ibu setiap memasak
bagaimana menyeimbang kan gizi,
pentingnya makanan 4 sehat
5 sempurna, karena penting pengetahuan warga
khususnya untuk ibu tentang pengetahuan masalah gizi makanan dan makan apa aja
supaya bergizi , serta mengingatkan tentang apa itu 4 sehat 5 sempurna. Selain
itu, keamanan pangan dan keseimbangan gizi menjadi faktor penting dalam
mendukung pertumbuhan anak serta kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui.
Kegiatan
koordinasi berlangsung dengan suasana interaktif. Para peserta diberikan
pemahaman mengenai prinsip-prinsip konsumsi pangan B2SA, pentingnya pemanfaatan
pangan lokal, serta peran keluarga dalam membangun pola makan sehat. Peserta
juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan
terkait kebutuhan gizi keluarga, khususnya bagi balita, ibu hamil, dan ibu
menyusui.
