Dinsos P3AP2KB Banjar Gelar Pelatihan Sambal Banua untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 35
BANJAR, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Bimbingan Sosial dan Pelatihan Workshop Sambal Banua bertajuk “Olah dan Kemas Cita Rasa Lokal Menuju Pasar Modern” bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE).
Kegiatan ini berlangsung Selasa (26/5/2026) di Balai Desa Handil Purai, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar.
Kegiatan yang diinisiasi Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar bertujuan membekali peserta dengan keterampilan pengolahan dan pengemasan produk sambal khas Banua, agar mereka mampu membangun usaha mandiri sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.
Pelatihan diikuti 10 peserta yang berasal dari beberapa desa di Kecamatan Beruntung Baru, yaitu Desa Handil Purai, Jambu Raya, Haur Kuning, Muara Halayung, Handil Jawa, Kampung Baru, dan Jambu Burung. Para peserta merupakan perempuan yang termasuk kategori PRSE.
Dalam sambutannya, Kepala Seksi Tuna Sosial dan Napza, Rohana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi sosial pemerintah daerah melalui Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga pada penguatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan kewirausahaan peserta pelatihan serta mendorong lahirnya UMKM baru yang mampu membantu peningkatan ekonomi keluarga,” ujar Rohana.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan Jaminan Sosial Hud menekankan bahwa pelatihan keterampilan seperti ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif. Melalui pelatihan berbasis potensi lokal, peserta diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang usaha kuliner, yaitu Hj. Sampurnawati, selaku Owner Sambal Lalapan Banjar H. Udin, dan Norhafizah Putri, selaku Owner Myza Snack. Keduanya memberikan materi mengenai teknik pengolahan sambal, pengemasan produk, strategi pemasaran, serta pengembangan usaha rumahan agar mampu bersaing di pasar modern.
Selain menerima materi dan praktik langsung, peserta juga mendapatkan bantuan stimulan berupa peralatan memasak yang dapat digunakan untuk menunjang usaha setelah pelatihan selesai. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan usaha mandiri masyarakat.
Panitia pelaksana menegaskan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan mendukung keberlanjutan usaha. Ke depan, penyelenggara akan melakukan monitoring untuk mengetahui perkembangan dan keberhasilan hasil pelatihan.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TKSK Kecamatan Beruntung Baru, narasumber, serta masyarakat setempat. Kepala Desa Handil Purai juga diapresiasi karena telah memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan sehingga acara berjalan lancar.
Melalui pelatihan ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap peserta dapat mengembangkan potensi lokal menjadi peluang usaha produktif, sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi perempuan dan keluarga di Kabupaten Banjar. (Rohana/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab. Banjar)
