Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar Gelar Pelatihan Sambal Banua untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 4
Martapura, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan Bimbingan Sosial dan Pelatihan Workshop Sambal Banua “Olah dan Kemas Cita Rasa Lokal Menuju Pasar Modern” bagi Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (26/5/2026) di Balai Desa Handil Purai, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar ini bertujuan memberikan keterampilan pengolahan dan pengemasan produk sambal khas Banua kepada perempuan penerima manfaat agar mampu membangun usaha mandiri serta meningkatkan perekonomian keluarga.
Pelatihan diikuti sebanyak 10 peserta yang berasal dari beberapa desa di Kecamatan Beruntung Baru, yakni Desa Handil Purai, Desa Jambu Raya, Desa Haur Kuning, Desa Muara Halayung, Desa Handil Jawa, Desa Kampung Baru, dan Desa Jambu Burung. Para peserta merupakan perempuan yang masuk dalam kategori Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE).
Dalam sambutannya, Kepala Seksi Tuna Sosial dan Napza, Rohana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi sosial yang dilakukan pemerintah daerah melalui Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga penguatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan skill keterampilan kewirausahaan para peserta pelatihan serta mendorong lahirnya UMKM baru yang mampu membantu peningkatan ekonomi keluarga,” ujar Rohana dalam laporan kegiatan.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan Jaminan Sosial menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif. Melalui pelatihan berbasis potensi lokal, peserta diharapkan mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber yang telah berpengalaman di bidang usaha kuliner dan pengolahan makanan, yakni Hj. Sampurnawati, SE., MM selaku Owner Sambal Lalapan Banjar H. Udin dan Norhafizah Putri, SE., MM selaku Owner Myza Snack. Kedua narasumber memberikan materi terkait teknik pengolahan sambal, pengemasan produk, strategi pemasaran, hingga pengembangan usaha rumahan agar mampu bersaing di pasar modern.
Selain menerima materi dan praktik langsung, peserta juga mendapatkan bantuan stimulan berupa peralatan memasak yang nantinya dapat digunakan untuk menunjang usaha setelah pelatihan selesai. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pengembangan usaha mandiri masyarakat.
Panitia pelaksana juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta dan digunakan untuk mendukung keberlanjutan usaha. Ke depan, pihak penyelenggara akan melakukan monitoring guna mengetahui perkembangan dan keberhasilan hasil pelatihan.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TKSK Kecamatan Beruntung Baru, narasumber, serta masyarakat setempat. Kepala Desa Handil Purai turut diapresiasi karena telah memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan sehingga acara dapat berjalan lancar.
Melalui pelatihan ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap para peserta mampu mengembangkan potensi lokal menjadi peluang usaha produktif, sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi perempuan dan keluarga di Kabupaten Banjar.
Rohana/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar
