Disdukcapil Banjar Raih Sertifikasi ISO 27001, Perkuat Keamanan Data Kependudukan
BANJAR, InfoPublik – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar kembali menorehkan prestasi dalam memperkuat tata kelola data kependudukan ISO 27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dalam rangkaian Rapat Koordinasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Rabu, (13/5/2026)
Rapat Koordinasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan diselenggarakan oleh Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan bertempat di Kawasan Wisata Kampung Putra Bulu, Desa Awang Bangkal, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
Disdukcapil Kabupaten Banjar secara resmi menerima Sertifikat yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin kepada Plt Kepala Dinas, Hayatun Nupus.
Penerapan ISO 27001 ini merupakan langkah strategis Disdukcapil Kabupaten Banjar dalam memitigasi risiko kebocoran data dan memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan informasi kependudukan telah sesuai dengan standar internasional.
Dalam sambutannya, Sekda Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, memberikan apresiasi atas dedikasi Disdukcapil dalam menjaga kepercayaan publik melalui sistem keamanan yang teruji.
Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Banjar, Hayatun Nupus mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian ini dan menekankan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab besar.
"Di era digital ini, keamanan informasi adalah prioritas utama, sehingga dengan standarisasi ini, kami berharap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan adminduk semakin meningkat, karena data mereka dikelola dengan sistem keamanan yang diakui secara global," ujar Hayatun Nupus.
Nupus juga menambahkan Penerimaan sertifikat ISO 27001 ini adalah bentuk komitmen nyata kami dalam melindungi privasi dan data kependudukan masyarakat Kabupaten Banjar.
"Dengan perolehan sertifikat ini, Disdukcapil Kabupaten Banjar diharapkan dapat terus mempertahankan serta meningkatkan standar pelayanan publik yang aman, transparan, dan akuntabel di masa depan" tutup Nupus
