Wujudkan Tempat Ibadah Nyaman Bagi Generasi Muda, Pemkab Banjar Gelar Pembentukan Mesjid Ramah Anak
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 20
MARTAPURA, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) secara resmi menyelenggarakan kegiatan Pembentukan Mesjid Ramah Anak (MRA) Kabupaten Banjar Tahun 2026, Rabu (13/5/2026).
Sebagaimana terlihat dalam gambar, kegiatan ini dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari pengurus masjid, dewan mesjid indonesia, SKPD, camat dan tokoh masyarakat yang berkomitmen menciptakan ekosistem religius yang aman bagi anak.
Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Hj.Erny Wahdini, menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat perlindungan anak. Beliau menyampaikan tiga poin utama dalam kutipan langsungnya:
"Kita ingin masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual semata, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang publik yang mampu memberikan perlindungan serta menjamin hak-hak anak tanpa adanya diskriminasi," ujarnya.
Melalui pembentukan Mesjid Ramah Anak ini, kita berharap tidak ada lagi stigma bahwa anak-anak yang berisik di masjid harus dimarahi, melainkan dibimbing dengan kasih sayang agar mereka merasa betah dan dekat dengan nilai-nilai agama sejak dini.
"Ini adalah investasi jangka panjang bagi Kabupaten Banjar. Jika masjidnya ramah anak, kita sedang menyiapkan generasi emas yang memiliki kecerdasan spiritual sekaligus karakter yang kuat untuk masa depan daerah kita," katanya.
Turut hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Provinsi Kalimantan Selatan, Andrian Anwary memberikan paparan mengenai standar mesjid ramah anak.
"Provinsi sangat mendukung langkah Kabupaten Banjar. Masjid Ramah Anak harus memiliki fasilitas yang mendukung keamanan anak serta program-program kreatif yang membuat anak-anak merasa memiliki peran di dalam masjid," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Sosial/Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar, Samodra Santy Dilli Astuti menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program ini secara administratif dan operasional.
"Bagian Kesra Sekretariat Daerah siap bersinergi untuk memastikan program Mesjid Ramah Anak ini terintegrasi dengan visi misi Bupati dalam mewujudkan Kabupaten Banjar yang agamis dan sejahtera, di mana anak-anak sebagai aset bangsa mendapat perhatian khusus di setiap tempat ibadah," tegasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi dan komitmen bersama dari para pengurus masjid untuk mulai mengimplementasikan prinsip-prinsip ramah anak di lingkungan masing-masing, guna menurunkan angka kekerasan terhadap anak dan meningkatkan literasi keagamaan bagi generasi muda. (Tim Kreatif Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar)
