Sekretaris Kecamatan Aluh Aluh Hadiri Kegiatan Pembentukan Masjid Ramah Anak Kabupaten Banjar
Martapura, Info Publik - Sekretaris Kecamatan Aluh Aluh, Thaufikkurrahman menghadiri kegiatan Pembentukan Masjid Ramah Anak (MRA) Kabupaten Banjar bertempat di Guest House Sultan Sulaiman Martapura. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar sebagai upaya mendorong terwujudnya lingkungan masjid yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. (Rabu, 13/5/2026)
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erni Wahdini, serta menghadirkan narasumber dari Dinas P3AP2KB Provinsi Kalimantan Selatan dan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Banjar. Salah satu materi utama disampaikan oleh Kabid PPPA Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Merilu Ripner, mengenai standarisasi kegiatan pembentukan Masjid Ramah Anak.
Dalam pemaparannya disampaikan bahwa Kabupaten Banjar memiliki sekitar 1.400 masjid, namun hingga saat ini baru terdapat 7 masjid yang berstatus ramah anak. Program Masjid Ramah Anak menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung Kabupaten Layak Anak (KLA), dengan tujuan menciptakan kondisi masjid yang memiliki fasilitas fisik aman, lingkungan yang nyaman, serta memberikan perlindungan kepada anak selama berada di area masjid.
Kabupaten Banjar sendiri telah menerapkan program Masjid Ramah Anak pada 7 masjid percontohan dengan hasil yang cukup menggembirakan. Adapun indikator keberhasilan program meliputi tingkat kepatuhan standar, jumlah masjid tersertifikasi, tingkat kepuasan anak dan orang tua, serta meningkatnya partisipasi anak dalam kegiatan masjid. Selain itu, dijelaskan pula mengenai pentingnya pelibatan keluarga, sistem pengawasan dan mekanisme pelaporan untuk menjamin keamanan anak, serta penyediaan sarana dan prasarana yang aman, bersih, dan sesuai kebutuhan anak-anak.
Metode evaluasi program dilakukan melalui survei berkala, observasi langsung, dan laporan dari pengurus masjid. Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar berperan sebagai koordinator utama bersama berbagai pihak terkait dalam melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan.
Thaufikkurrahman menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan Pembentukan Masjid Ramah Anak yang dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan ibadah yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
“Program Masjid Ramah Anak ini merupakan langkah positif dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak. Dengan adanya fasilitas yang aman dan suasana yang nyaman di masjid, diharapkan anak-anak semakin dekat dengan kegiatan keagamaan serta merasa terlindungi saat berada di lingkungan masjid,” ujarnya.
Ia juga berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan diterapkan di lebih banyak masjid, termasuk di wilayah Kecamatan Aluh Aluh, melalui kerja sama antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak masjid di Kabupaten Banjar yang memenuhi standar Masjid Ramah Anak sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak dalam lingkungan keagamaan yang aman, nyaman, dan inklusif.
