Matangkan Persiapan MTQ 2026, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Rapat Koordinasi

BERUNTUNG BARU, InfoPublik – Pemerintah Kecamatan BERUNTUNG BARU, InfoPublik – Beruntung Baru melalui Kasi Kesos, Khairil Anwar, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pra Persiapan MTQ ke-49 Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Beruntung Baru, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan resmi dibuka oleh Sekretaris Kecamatan Beruntung Baru, Muhammad Kaspul Anwar, serta dipimpin oleh Ratu Bagus Soraya dari KUA Beruntung Baru. Rakor dihadiri para pejabat, staf, dan unsur terkait guna menyusun langkah kerja, pembagian tugas, serta mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan MTQ ke-49 Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Muhammad Kaspul Anwar menegaskan pentingnya kerja sama dan kekompakan seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ. “Melalui rapat koordinasi ini, kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar, tertib, dan sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Ratu Bagus Soraya menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat. “Persiapan yang matang serta koordinasi yang baik menjadi bagian penting untuk menghadirkan pelaksanaan MTQ yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Khairil Anwar selaku Kasi Kesos Kecamatan Beruntung Baru menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi bersama seluruh unsur terkait demi memastikan kesiapan kegiatan.

“Kami berharap seluruh elemen dapat berpartisipasi aktif dan bersama-sama mendukung suksesnya MTQ ke-49 Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026 sehingga dapat membawa nama baik Kecamatan Beruntung Baru,” ungkapnya.

Melalui kegiatan rakor ini, diharapkan seluruh rangkaian pelaksanaan MTQ nantinya dapat berjalan dengan baik serta menjadi momentum mempererat kebersamaan dan meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.


Komentar