B2SA Goes to School di SMPN 2 Sungai Tabuk
MARTAPURA, InfoPublik – Dalam rangka meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan B2SA Goes to School di SMP Negeri 2 Sungai Tabuk, Senin (11/5/2026).
Kegiatan edukasi pangan sehat tersebut diikuti sebanyak 250 peserta yang terdiri dari siswa dan guru. Selain mendapatkan materi edukasi tentang pola konsumsi pangan sehat dan aman, para peserta juga memperoleh cenderamata berupa tumbler sebagai bentuk kampanye pengurangan sampah plastik sekaligus mendukung gaya hidup sehat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Maulidinsyah Sarasakti didampingi Kasi Konsumsi dan Keamanan Pangan A. M. Berny. Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar Sipliansyah Hartani.
Dalam sambutannya, Maulidinsyah Sarasakti menyampaikan bahwa program B2SA Goes to School merupakan upaya pemerintah untuk menanamkan pola konsumsi pangan sehat sejak usia dini agar tercipta generasi yang sehat, cerdas dan produktif.
“Anak-anak sekolah merupakan generasi penerus bangsa, sehingga perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Banjar Sipliansyah Hartani menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut di Kabupaten Banjar.
Menurutnya, edukasi konsumsi pangan sehat sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal daerah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah sehingga kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, terhadap pentingnya konsumsi pangan sehat semakin meningkat,” katanya.
Kegiatan edukasi menghadirkan narasumber Ana Rahayu dan Sukmawati yang memberikan materi terkait gizi seimbang, pentingnya sarapan sehat serta penerapan pola konsumsi pangan B2SA di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme dengan adanya sesi tanya jawab dan edukasi langsung kepada para siswa mengenai pentingnya memilih pangan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.
