Dinsos P3AP2KB Banjar Gelar Evaluasi Data Rutin Sistem Informasi Keluarga SIGA Tahun 2026
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 26
MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Banjar menggelar kegiatan Evaluasi Data Rutin Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Tahun 2026, bertempat di Aula Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pengelolaan data keluarga yang akurat dan berkelanjutan sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan keluarga di Kabupaten Banjar.
Erny Wahdini menyampaikan bahwa kualitas data rutin SIGA sangat berpengaruh terhadap ketepatan sasaran program dan kebijakan pemerintah daerah. Ia meminta seluruh pengelola data untuk terus meningkatkan disiplin dalam melakukan pembaruan dan validasi data keluarga.
“Data yang valid dan terbarukan menjadi dasar penting dalam penyusunan program yang tepat sasaran. Saya berharap seluruh pengelola data dapat terus meningkatkan koordinasi dan ketelitian dalam penginputan maupun verifikasi data,” ujarnya.
Kegiatan evaluasi ini menghadirkan narasumber dari pihak Provinsi, Sofyan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya penguatan pengelolaan data rutin SIGA serta peningkatan kualitas pelaporan data keluarga secara berkala.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pengelola data di tingkat kabupaten dan kecamatan agar penyajian data keluarga dapat berjalan optimal dan sesuai kebutuhan program pembangunan keluarga.
Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar dan diikuti oleh 20 Operator Pengelola Data serta 20 Koordinator PKB se Kabupaten Banjar.
Melalui kegiatan ini diharapkan kualitas pengelolaan data rutin SIGA semakin meningkat sehingga mendukung penyusunan program pembangunan keluarga yang efektif, terarah, dan tepat sasaran. (Alven Nurja Hariya)
