Dinsos P3AP2KB Banjar Gelar Kelas Orang Tua Hebat, Dorong Peran Aktif Ayah dalam Pengasuhan Anak

BANJAR, InfoPublik – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar melalui Bidang Keluarga Berencana menggelar kegiatan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satyagatra) bertema “Ayah Hadir, Anak Hebat, Indonesia Kuat”. Kegiatan tersebut difokuskan pada Kelas Orang Tua Hebat (BKB) sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dari KemendukBangga.


Kegiatan dilaksanakan, Rabu (6/5/2026), di dua lokasi berbeda. Sesi pagi berlangsung di Kecamatan Pengaron, sedangkan sesi siang digelar di Kecamatan Simpang Empat. Masing-masing kecamatan diikuti 10 peserta yang merupakan aparatur atau pegawai kantor kecamatan setempat.


Peserta dipilih untuk menjadi teladan atau role model bagi masyarakat di lingkungan kerja dan wilayah masing-masing, khususnya dalam membangun pola pengasuhan anak yang lebih baik.


Kepala Seksi Bina Ketahanan dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, Sukini, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan pentingnya keterlibatan ayah dalam keluarga. Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pilar emosional dalam pembentukan karakter anak.


“Kehadiran ayah secara utuh dalam pengasuhan adalah kunci pembentukan karakter anak. Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), kita ingin memastikan setiap ayah di Kabupaten Banjar memiliki kesadaran untuk terlibat aktif sehingga tercipta generasi yang tangguh dan berkualitas,” ujar Sukini.


Selain materi mengenai program GATI, peserta juga mendapatkan pemaparan dari staf Bidang KB, Aulya Ricky Rimbawan, terkait peran ayah dalam membangun komunikasi efektif dan strategi manajemen konflik dalam rumah tangga.


Ia menekankan pentingnya keterbukaan komunikasi dan kemampuan mengendalikan emosi dalam menghadapi dinamika kehidupan keluarga.


Kegiatan yang turut dihadiri Koordinator PKB kecamatan beserta jajaran itu berlangsung interaktif, terutama pada sesi “Curhat Ayah”. Dalam sesi tersebut, para peserta berbagi pengalaman mengenai tantangan rumah tangga hingga pola pengasuhan anak di tengah kesibukan pekerjaan.


Salah satu peserta dari Kecamatan Pengaron mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pentingnya keterlibatan ayah dalam mendidik anak.


“Kegiatan ini membuka mata kami bahwa tugas mendidik anak bukan hanya peran ibu. Diskusi tadi sangat membantu, terutama bagaimana cara mengatur waktu dan meredam ego saat ada masalah di rumah. Harapannya, kegiatan seperti ini rutin dilakukan agar kami para ayah punya wadah untuk belajar,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh sekaligus menularkannya kepada masyarakat di lingkungan sekitar sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga.


Kegiatan di kedua kecamatan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen para ayah untuk menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat. (Agusto/Adam/Dinsos P3AP2KB)


Komentar