Dinsos P3AP2KB Banjar Dorong Optimalisasi Peran Penyuluh KB

BANJAR, InfoPublik – Kegiatan koordinasi Program Bangga Kencana dan penguatan peran Penyuluh KB Kabupaten Banjar dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026), bertempat di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Astambul.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian kenang-kenangan kepada Penyuluh KB (PKB) yang telah memasuki masa purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas.

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar, Hj. Erny Wahdini, serta para penyuluh KB se-Kabupaten Banjar. Dari Kecamatan Sungai Pinang turut hadir Budi Rahman, selaku Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Sungai Pinang.

Dalam kegiatan tersebut, dibahas berbagai upaya penguatan peran penyuluh KB dalam mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana, khususnya dalam peningkatan kualitas keluarga, pengendalian penduduk, serta percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Hj. Erny Wahdini, dalam arahannya menegaskan pentingnya peran penyuluh KB sebagai ujung tombak pelaksanaan program di lapangan.

“Penyuluh KB memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta motivasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan penguatan kapasitas penyuluh harus terus dilakukan agar program Bangga Kencana dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Sungai Pinang, Budi Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antar penyuluh di Kabupaten Banjar.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Peran penyuluh sangat penting dalam mendekatkan program kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja dan semangat para penyuluh KB dalam menjalankan tugas, serta memperkuat pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Banjar secara berkelanjutan.


Komentar