Perkuat Sinergi, FAD Kabupaten Banjar Gelar Rapat Koordinasi Triwulan II Tahun 2026

MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar memfasilitasi pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Anak Daerah (FAD) Triwulan II Tahun 2026, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula dinas setempat ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan serta menyusun strategi pemenuhan hak anak di Kabupaten Banjar untuk periode mendatang. Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran kepala dinas, pengurus FAD, serta perwakilan anak dari berbagai kecamatan.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Hj Erny Wahdini menekankan pentingnya peran anak sebagai "Pelopor dan Pelapor" (2P). Ia berharap forum ini tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga menjadi mesin penggerak perubahan di tingkat akar rumput.

"Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memberikan ruang bagi anak-anak agar terlibat aktif dalam pembangunan. Melalui rakor ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi aspirasi mereka, sehingga program yang kami susun benar-benar relevan dengan kebutuhan perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Banjar," ujarnya.

Ketua FAD Kabupaten Banjar Annisa Syafitri menyampaikan bahwa koordinasi triwulanan ini menjadi momen krusial untuk mempererat soliditas antar anggota dan memastikan suara anak terdengar hingga ke tingkat kebijakan.

"Kami di Forum Anak Daerah sangat mengapresiasi dukungan dari dinas. Pada triwulan kedua ini, fokus kami adalah memperluas jangkauan sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan anak dan pernikahan dini. Kami ingin memastikan setiap anak di pelosok Kabupaten Banjar tahu bahwa mereka punya wadah untuk bercerita dan berkreasi," ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, salah satu anggota FAD yang hadir juga menambahkan kesan positifnya terhadap jalannya rapat.

"Rapat hari ini sangat seru karena kami diajak berdiskusi dua arah. Saya merasa bangga bisa ikut memberikan ide-ide kreatif untuk kegiatan hari anak nanti. Harapannya, teman-teman di luar sana juga bisa lebih peduli terhadap isu-isu perlindungan anak," tambah Tiara, Ketua Divisi IV FAD Kabupaten Banjar.

Rapat koordinasi ini ditutup dengan sesi pemaparan materi melalui proyektor yang menampilkan poin-poin evaluasi kinerja FAD. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kabupaten Banjar optimistis dapat mempertahankan serta meningkatkan predikat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui partisipasi aktif generasi mudanya.

Pemerintah berharap sinergi antara birokrasi dan Forum Anak ini dapat terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal. (Tim Kreatif Dinsos P3AP2KB)


Komentar