Kecamatan Aluh Aluh hadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pemilihan Pambakal Serentak Tahun 2026

BANJARBARU, InfoPublik - Dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Pambakal (Kepala Desa) Serentak Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Rapat Koordinasi yang bertempat di Hotel Rodhita Banjarbaru, Rabu (28/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur terkait, termasuk Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Aluh Aluh, M. Mulyadi, B. Rapat ini dilaksanakan berdasarkan Surat Bupati Banjar tanggal 28 April 2026 Nomor: 400.10.2.2/303/DPMD/2026 perihal Rapat Koordinasi Pemilihan Pambakal Serentak Tahun 2026. 

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, Yudi Andrea, dilanjutkan arahan dari unsur Forkopimda, yakni Dandim 1006 Banjar, Kapolres Banjar, dan Kapolres Banjarbaru yang diwakili oleh masing-masing pejabat terkait. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus launching Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2026 oleh Wakil Bupati Banjar, H. Said Idrus Alhabsyi.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banjar menegaskan bahwa Pilkades merupakan pesta demokrasi di tingkat desa yang harus dilaksanakan secara jujur, adil, transparan, dan damai.


Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalitas dan netralitas panitia, serta mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi. Selain itu, ditekankan pula pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah, TNI, dan Polri guna menjamin kelancaran pelaksanaan Pilkades.


Sekretaris Daerah Banjar dalam arahannya menjelaskan aspek administratif dan teknis pelaksanaan Pilkades, mulai dari tahapan, jadwal, hingga sistem pelaporan. Ia menekankan pentingnya akurasi data pemilih, kepatuhan terhadap SOP, serta akuntabilitas dan dokumentasi di setiap tahapan. Camat juga diimbau untuk aktif melakukan monitoring dan evaluasi, serta memastikan penggunaan anggaran dilakukan secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.


Sementara itu, pihak Kepolisian melalui perwakilannya menegaskan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama tahapan Pilkades. Seluruh pihak diimbau untuk menghindari praktik politik uang, intimidasi, serta potensi konflik. Polri juga akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum, serta menginstruksikan jajaran di tingkat kecamatan untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.


Dari unsur TNI, disampaikan bahwa peran TNI adalah mendukung stabilitas dan kondusivitas wilayah dengan tetap menjaga netralitas. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan suasana yang aman dan damai selama proses Pilkades berlangsung.


Sebagai penutup, seluruh peserta rapat sepakat bahwa Pemilihan Pambakal Serentak Tahun 2026 merupakan momentum penting dalam menentukan pemimpin desa yang berkualitas. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan dapat berperan aktif menjaga agar seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan demokratis, serta hasilnya dapat diterima oleh seluruh masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan desa. (IP/Brigade/Kec.AluhAluh)


Komentar