Pemkab Banjar dan UPI Bandung Jalin Kerja Sama Strategis melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman
BANDUNG, InfoPublik – Dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, Pemerintah Kabupaten Banjar mewujudkan kerja sama strategis dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui penandatanganan nota kesepahaman yang dilaksanakan di Gedung Bumi Siliwangi, UPI Bandung, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa jajaran pimpinan UPI
serta pejabat di lingkungan Pemkab Banjar di antaranya Sekretaris Daerah
(Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, Asisten Perekonomian dan Pembangunan
Kabupaten Banjar, Kepala Bapperida Kabupaten Banjar, Plt. Kepala BPKPAD
Kabupaten Banjar, Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar serta Kepala Dinas
Pendidikan Kabupaten Banjar.
Sekda Banjar Yudi Andrea mengatakan penandatanganan nota
kesepahaman ini menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas
sumber daya manusia di Kabupaten Banjar. Kerja sama yang terjalin mencakup
berbagai bidang, antara lain pendidikan, olahraga, pariwisata, penelitian,
serta pengabdian kepada masyarakat.
“Pemkab Banjar menyadari bahwa pembangunan daerah memerlukan
dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi sebagai mitra strategis
dalam menghadirkan inovasi dan solusi berbasis keilmuan. UPI sebagai institusi
pendidikan tinggi yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang dapat
mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.
Salah satu bentuk kolaborasi yang telah berjalan adalah
pendampingan pelatih dan atlet pada kelas khusus olahraga oleh Fakultas
Pendidikan Olahraga dan Kesehatan UPI. Program tersebut dinilai memberikan
manfaat nyata dalam meningkatkan kapasitas pelatih dan pelatihan atlet di
daerah.
“Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat dilanjutkan
melalui perjanjian kerja sama (PKS) yang lebih teknis dan terarah, sehingga
program yang dilaksanakan memiliki tujuan yang jelas, berkelanjutan, serta
memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong
lahirnya berbagai program strategis, seperti peningkatan kompetensi tenaga
pendidik, penguatan riset terapan, pengembangan pariwisata berbasis potensi
lokal, serta program pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan
daerah.
“Pemkab Banjar menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai pihak guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, diharapkan mampu diwujudkan dalam program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong kemajuan daerah,”pungkasnya. (HA)
