DKPP Banjar Berikan Pembinaan Kelompok Tani di Desa Sungai Sipai

MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar berikan pembinaan pada kelompok tani  di Aula Balai Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura pada rabu (29/4/2026).

 

Pembinaan kelompok tani di Desa Sungai Sipai merupakan tanggapan hasil usulan kelompok tani melalui Musrenbang  Tahun 2025, potensi luas lahan pertanian di Desa Sungai Sipai hanya 25Ha, namun pertumbuhan penduduknya setiap tahun sangat pesat  hal ini diperlukan pembinaan - pembinaan  kelompok tani dan pengembangan - pengembangan potensi desa untuk mendukung ketahanan pangan.

 

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Hamdani menyampaikan beberapa program ketahanan pangan yang ada di DKPP Kabupaten Banjar tersebut seperti Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan, Penanganan Daerah Rawan Pangan, Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat dan Cadangan Pangan Masyarakat, Kios Pangan dan Gerakan Pangan Murah atau yang sudah pernah dilaksanakan yaitu Gerakan Pasar Murah di Desa Sungai Sipai pada Bulan Ramadan yang lalu.

 

Kepala Desa Sungai Sipai Jasri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui DKPP Kabupaten Banjar,  desanya mendapat perhatian dan  berkesempatan mendapatkan peluang - peluang melalui pembinaan kelompok tani untuk menyeimbangkan ketahanan pangannya antara pertumbuhan penduduk yang sangat pesat dengan luas lahan pertanian yang hanya 25 hektar dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat.

 

“Desa Sungai Sipai merupakan Kawasan Pembangunan Prioritas Nasional (KPPN),” ujarnya.

 

Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Martapura Yazidi pada kesempatan menjelaskan bahwa untuk Hulunya Ketahanan Pangan ada pada Dinas Pertanian Kabupaten Banjar yang merupakan teknis Produksi pertanian, dan Hilirnya Ketahanan Pangan ada pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar.

 

Sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Sungai Sipai Mastalina, mengharapkan terbangun sinergi dan koordinasi yang lebih baik lagi antar pemangku kepentingan, aparat desa dan kelompok tani sehingga dapat mempertahankan sebagai desa mandiri pangan dan mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.


Komentar