Dinkes Banjar Laksanakan Pendampingan Jemaah Haji 2026 di Embarkasi Banjarmasin Kloter BDJ-02
Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar melaksanakan pendampingan bagi Jemaah Haji Tahun 2026 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin untuk Kloter BDJ-02, Jumat (24/4/2026).
Sebanyak 360 jemaah, termasuk petugas haji, tergabung dalam Kloter BDJ-02. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah siap berangkat ke Tanah Suci dalam kondisi sehat, aman, dan sesuai prosedur.
Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Hj. Mariana, SKM, serta Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi yang juga bertugas sebagai Petugas Haji Daerah (PHD), Deni Apriani, S.Kep., Ns.
Pendampingan di embarkasi meliputi sejumlah tahapan, antara lain pemeriksaan kesehatan akhir, pelayanan kesehatan, verifikasi dokumen kesehatan, pemberian edukasi kesehatan, pemantauan jemaah kelompok risiko tinggi, koordinasi lintas sektor, serta kesiapsiagaan kegawatdaruratan.
Hj. Mariana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan pendampingan jemaah haji.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Semoga segala upaya yang dilakukan menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat bagi kesehatan serta kelancaran ibadah jemaah haji,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para jemaah yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan kooperatif sehingga proses pendampingan berjalan lancar.
Sementara itu, Deni Apriani mengimbau seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan, mengikuti arahan petugas, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) selama menjalankan ibadah haji.
Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia agar pendampingan dapat dilakukan secara optimal, terutama terkait kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan selama perjalanan maupun pelaksanaan ibadah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berharap kegiatan pendampingan ini dapat memastikan seluruh jemaah berada dalam kondisi sehat, siap berangkat, serta memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.
Selain itu, para petugas haji diharapkan dapat bekerja secara profesional, sigap, dan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik sehingga seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar, aman, dan para jemaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat.
