Implementasi MBKM, Mahasiswa STKIP Sabilal Muhtadin Praktik Mengajar di PAUD Al Karimah
BERUNTUNG BARU, InfoPublik — Dua mahasiswa dari STKIP Sabilal Muhtadin mengunjungi PAUD Terpadu Plus Al Karimah yang berlokasi di Kecamatan Beruntung Baru pada hari Senin, 27 April 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program praktik mengajar Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berlangsung selama 11 hari. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa dalam dunia pendidikan anak usia dini. Selama kurun waktu tersebut, kedua mahasiswa tersebut menjalankan serangkaian kegiatan profesional yang dimulai dari penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas, hingga tahap evaluasi dan refleksi akhir.
Tema pembelajaran yang diangkat dalam praktik mengajar antara lain Air, Api, dan Udara. Melalui tema tersebut, anak-anak TK diajak untuk mengenal unsur-unsur alam sekitar melalui berbagai kegiatan kreatif dan eksploratif. Konsep pembelajaran yang diterapkan meliputi menggambar, mewarna, merangkai, menggunting, menempel, serta melakukan eksperimen sederhana yang dirancang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
Kegiatan praktik mengajar ini tidak berjalan sendiririan, melainkan juga didampingi secara oleh dosen pembimbing dari STKIP Sabilal Muhtadin, guna memastikan setiap tahapan pembelajaran berjalan dengan baik dan sesuai dengan kompetensi yang harus dicapai. Kepala PAUD Terpadu Plus Al Karimah, Mamie Herlina, S.Pd, menyambut baik kunjungan ini. Ia berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
"Kami sangat mengapresiasi program praktik mengajar dari STKIP Sabilal Muhtadin, yang kemudian memilih sekolah kami sebagai tempat praktik. Kehadiran dua mahasiswa sebagai pengajar membawa suasana baru dan metode pembelajaran yang kreatif bagi anak-anak kami. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang," ujar Mamie Herlina, S.Pd.
Uswatul Bariah, S.Pd, selaku guru PAUD Terpadu Plus Al Karimah, turut memberikan pandangannya mengenai pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dijalankan oleh mahasiswa cukup beragam dan menarik perhatian anak-anak. "Saya melihat antusiasme yang tinggi dari anak-anak selama kegiatan berlangsung. Metode pembelajaran yang digunakan teman teman mahasiswa, mulai dari eksperimen sederhana hingga kegiatan merangkai dan menempel, sangat membantu anak-anak memahami konsep air, api, dan udara dengan cara yang menyenangkan," tutur Uswatul Bariah, S.Pd.
Dua mahasiswa STKIP Sabilal Muhtadin yang terlibat dalam program ini, Fatmawati dan Istiqamah, mengungkapkan pengalaman dan harapan mereka selama menjalankan praktik mengajar di PAUD Terpadu Plus Al Karimah. Istiqamah merasa program ini memberikan wawasan berharga mengenai dunia pendidikan anak usia dini yang tidak bisa didapatkan hanya dari perkuliahan di kelas.
"Praktik mengajar ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Selama 11 hari, kami belajar bagaimana merencanakan pembelajaran yang sesuai untuk anak TK, mulai dari menyusun RPP hingga melaksanakan kegiatan di kelas. Tema air, api, dan udara yang kami angkat ternyata sangat menarik minat anak-anak, terutama saat kami melakukan eksperimen sederhana bersama mereka," papar Istiqamah.
Sementara itu, Fatmawati menambahkan bahwa kegiatan evaluasi dan refleksi yang dilakukan setiap akhir pembelajaran sangat membantunya memahami kekurangan dan kelebihan dalam proses mengajar. "Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan praktik di PAUD Terpadu Plus Al Karimah ini. Dosen pembimbing kami juga memberikan arahan yang konstruktif, sementara guru-guru di sini sangat terbuka dan suportif. Dari kegiatan menggambar, mewarna, hingga merangkai, setiap momen mengajarkan kami cara berinteraksi dengan anak-anak secara efektif. Evaluasi dan refleksi yang kami lakukan setiap hari juga membantu kami meningkatkan kualitas pengajaran secara bertahap,"* jelas Fatmawati.
Diharapkan, program praktik mengajar sebagai bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini dapat terus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi pedagogisnya sebelum benar-benar terjun ke dunia pendidikan secara profesional. Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan seperti PAUD Terpadu Plus Al Karimah diharapkan dapat terus dijalin untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat pendidikan anak usia dini.
