Dinsos P3AP2KB Banjar Perkuat Peran Ayah melalui Kelas Orang Tua Hebat di Martapura
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 56
MARTAPURA. InfoPublik - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan
Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten
Banjar kembali menggelar kegiatan Kelas Orang Tua Hebat di Pusat Pelayanan
Keluarga Sejahtera (PPKS), dengan tema "Peran Ayah dalam Keluarga"
menyasar 10 perwakilan ayah di Kecamatan Martapura.
Kegiatan berlangsung di Balai Penyuluhan KB Kecamatan
Martapura pada Kamis (23/4/2026). Turut hadir dalam acara ini Camat Martapura,
Sekretaris Camat, perwakilan KUA, tokoh masyarakat setempat, serta Koordinator
PKB Martapura beserta jajaran.
Camat Martapura, Fahrian Rahman, membuka secara resmi
kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyambut positif inisiatif ini
sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga.
"Keluarga adalah unit terkecil masyarakat yang menjadi
fondasi bangsa. Kehadiran ayah bukan sekadar sebagai pencari nafkah, tetapi
sebagai pelindung dan teladan utama. Melalui Kelas Orang Tua Hebat ini, kami
berharap para ayah di Martapura mampu menjadi garda terdepan dalam membentuk
karakter anak-anak yang tangguh dan berakhlak mulia," ujar Fahrian.
Dalam kesempatan tersebut, peserta menerima pemaparan dua
materi utama. Materi pertama mengenai "Peran Ayah dalam Keluarga"
disampaikan oleh Kepala Bidang KB, Hj. Salinah. Dilanjutkan dengan materi
"Komunikasi Efektif dan Manajemen Konflik" oleh Sukini, selaku Kasi
Bina Ketahanan dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga.
Salinah menjelaskan bahwa kegiatan di Kecamatan Martapura
ini merupakan titik penutup dari rangkaian kelas yang telah sukses dilaksanakan
sebelumnya di empat kecamatan lain, yakni Gambut, Kertak Hanyar, Mataraman, dan
Karang Intan.
"Kami ingin memastikan bahwa pesan mengenai pentingnya
peran ayah ini tersampaikan secara merata. Kecamatan Martapura menjadi lokasi
terakhir, namun ini bukanlah akhir dari pembinaan. Harapan besar kami, para
peserta hari ini dapat menjadi role model ayah teladan di lingkungannya
masing-masing, sekaligus mendukung program Quick Win Kemenduk Bangga terkait
Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI)," jelas Salinah.
Salah satu peserta, Budi Rahman, mengaku mendapatkan
pencerahan baru setelah mengikuti kegiatan ini.
"Jujur, selama ini saya pikir tugas ayah hanya mencari
nafkah. Setelah ikut kelas ini, saya sadar bahwa manajemen konflik dan
komunikasi dengan anak serta istri itu jauh lebih penting untuk keharmonisan.
Saya berkomitmen untuk mempraktikkan ilmu ini di rumah dan berharap bisa
menjadi contoh ayah yang baik bagi tetangga sekitar sesuai semangat GATI,"
tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang mempererat sinergi antara peserta dengan penyuluh KB, sebagai upaya berkelanjutan dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas di Kabupaten Banjar. (Agusto/Adam/Dinsos P3AP2KB)
