Seni di Atas Kertas: SMPN 1 Kertak Hanyar Bentuk Karakter Siswa Lewat Program Menulis Indah

KERTAK HANYAR, InfoPublik – Ada pemandangan berbeda di ruang-ruang kelas SMPN 1 Kertak Hanyar belakangan ini. Keheningan yang tercipta bukan karena ketegangan ujian, melainkan karena konsentrasi tinggi para siswa yang sedang mengayunkan pena di atas kertas. Melalui program "Sekolah Menulis Indah", SMPN 1 Kertak Hanyar berupaya mengasah karakter, kesabaran, dan ketelitian para siswanya. (6/4/2026)

Program ini bukan sekadar mengajarkan estetika tulisan tangan, tetapi menjadi wadah meditasi kreatif bagi siswa di tengah padatnya kurikulum digital. Setiap goresan huruf hand-lettering yang diajarkan diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai ketekunan yang mulai luntur di era instan.

Para guru melihat perubahan signifikan pada perilaku siswa sejak program ini digulirkan. Disiplin dalam menjaga kebersihan kertas dan ketelitian dalam mengatur tekanan pena ternyata berdampak pada cara siswa mengelola emosi.

Gt. M. Rum Rizani, S.Hut, salah satu guru Bahasa Indonesia, memberikan pandangan bahwa, “Menulis indah itu melatih kontrol diri. Kami melihat siswa yang tadinya terburu-buru dan tidak rapi, perlahan menjadi lebih tenang dan menghargai proses. Karakter sabar dan teliti itulah yang sebenarnya menjadi tujuan utama kami, jauh lebih berharga daripada sekadar tulisan yang cantik.” Ujarnya.

Antusiasme siswa meledak saat mereka mulai menguasai teknik-teknik baru. Bagi mereka, menulis indah telah bertransformasi dari sekadar tugas menjadi hobi yang membanggakan.

Rizka Hujaimah, siswa kelas IX, mengungkapkan kegembiraannya dengan nada penuh semangat. “Biasanya saya malas menulis karena capek, tapi di program ini menulis jadi terasa lebih tenang. Saya menjadi senang menulis.” Ujarnya. 

Dengan adanya program ini, semua guru berharap program ini terus konsisten dilaksanakan. Di masa depan, karakter yang terbentuk dari ketelatenan menulis indah ini diharapkan terbawa ke dalam kedisiplinan belajar di mata pelajaran lain serta kehidupan sehari-hari siswa.


Komentar