Sambut Siswa Pasca-cuti Ramadhan, Warga Sekolah Bahu-Membahu Bersihkan Lingkungan

PARAMASAN, InfoPublik – Menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) pascalibur panjang cuti Ramadhan, warga sekolah bersama komite dan tokoh masyarakat di Paramasan menggelar aksi gotong royong membersihkan lingkungan sekolah pada Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi siswa saat kembali ke sekolah.

Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias membawa berbagai peralatan kebersihan seperti sapu lidi, pengki, dan parang. Mereka bersama-sama menyisir setiap sudut halaman sekolah, mengumpulkan daun-daun kering, serta memangkas rumput liar yang tumbuh selama masa libur.

Ketua Komite sekaligus tokoh adat setempat, Pa Uliyas, yang turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. “Sekolah ini adalah rumah kedua bagi anak-anak cucu kita. Sebagai tokoh adat dan ketua komite, saya merasa wajib memastikan bahwa ketika mereka kembali nanti, lingkungan tempat mereka menimba ilmu sudah dalam keadaan asri. Semangat gotong royong seperti ini adalah warisan leluhur kita yang harus terus dijaga, apalagi setelah momen suci Ramadhan, kita ingin memulai segala sesuatunya dengan keadaan bersih,” ujarnya.

Kepala Sekolah, Rahmiatun, S.Pd.Si, juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kesiapan lingkungan fisik sekolah memiliki peran penting dalam membangun semangat belajar siswa. “Kami ingin menyambut siswa dengan suasana yang segar. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah dan menikmati cuti Ramadhan, lingkungan yang bersih akan membangkitkan semangat baru bagi para siswa dan juga guru. Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Pa Uliyas dan para warga sekitar yang telah peduli terhadap kenyamanan sekolah kami,” ungkapnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung hingga menjelang siang hari. Dengan kondisi lingkungan sekolah yang kini bersih dan tertata rapi, pihak sekolah menyatakan kesiapan untuk kembali melaksanakan proses pembelajaran secara normal.

Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada aksi gotong royong, tetapi juga terus terjaga dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Lingkungan yang bersih dan kondusif diyakini akan mendukung terciptanya suasana belajar yang nyaman dan produktif bagi seluruh warga sekolah.



Komentar