Wujudkan Data Pertanian, Distan dan BPS Banjar Bersinergi Matangkan Sensus Ekonomi 2026

MARTAPURA, InfoPublik – Optimalisasi melalui data yang akurat, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) melalui Sub Bagian Perencanaan melaksanakan  audiensi Sensus Ekonomi 2026 dan Statistik Lainnya di Aula Distan, Jum'at (13/3/2026).

 

Kolaborasi BPS dan Distan Banjar Mengusung tema "Data Akurat, Ekonomi Kuat", kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar sebagai upaya memperkuat validitas data pembangunan. Forum ini dihadiri langsung oleh Plt Sekretaris Retno Sri Murwani, beserta jajaran pejabat eselon, mulai dari Kepala Bidang hingga Kepala Seksi, guna memastikan koordinasi berjalan selaras di setiap lini.

 

Dalam arahannya, Plt Sekretaris Retno Sri Murwani menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk menyamakan persepsi mengenai data statistik pertanian. Ia berharap integrasi data antara BPS dan Dinas Pertanian dapat menghasilkan parameter yang akurat, sehingga kebijakan yang diambil pemerintah ke depan benar-benar berbasis pada realitas lapangan yang akurat.

 

Kepala BPS Kabupaten Banjar, Roy Suyanto menyampaikan kami tengah memperkuat cakupan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar direktori pertanian di antaranya penggilingan padi, saprodi obat-obatan pertanian dan hewan, alat mesin pertanian, kios pupuk, dan aktivitas jasa kesehatan hewan, serta berbagai lini usaha penunjang pertanian yang selama ini belum terakomodasi dalam Sensus Pertanian.

 

"Fokus kami meliputi koperasi tani hingga unit usaha pengolahan hasil bumi yang menjadi penggerak ekonomi daerah. Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen untuk menghasilkan basis data yang akurat, yang nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dan pemerintah daerah sebagai instrumen kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ungkap Roy.

 

"Selain sektor fisik, perhatian khusus juga kami berikan pada pemetaan ekonomi digital yang mencakup ekosistem perdagangan daring (online). Kami menyadari bahwa aktivitas ekonomi saat ini tidak lagi terbatas pada toko fisik semata, melainkan telah bertransformasi ke platform digital yang sangat dinamis. Dengan data pelaku usaha digital secara komprehensif, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran utuh mengenai potret kemajuan ekonomi kita saat ini, guna menciptakan pertumbuhan yang inklusif di masa depan," pungkas Roy. (Brigade Distan Syaripuddin) 


Komentar