Pemkab Banjar Gelar Rakor Pra-Musrenbang Tematik Stunting 2026: Tajamkan Strategi Lintas Sektor
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 56
MARTAPURA, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial
P3AP2KB mempertegas komitmennya dalam menekan angka stunting dengan
menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pra-Musrenbang Tematik Stunting Tahun
2026.
Kegiatan strategis ini berlangsung pada Kamis (12/3/2026) bertempat
di Wisma Sultan Sulaiman/BKPSDM Kabupaten Banjar sebagai langkah strategis
menyelaraskan data lintas sektor.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Hj. Erny
Wahdini, selaku ketua pelaksana, menekankan bahwa Rakor ini berfungsi sebagai
wadah penting bagi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S).
"Melalui Rakor Pra-Musrenbang tematik stunting ini bisa
menjadi wadah TP3S dalam melakukan implementasi aksi konvergensi, sinkronisasi
dan harmonisasi program data dan strategi penyelesaian faktor penyebab dan
optimalisasi anggaran," ujar Erny dalam laporannya.
Wakil Bupati Banjar sekaligus Ketua TP3S, Habib Idrus Al
Habsyie, turut memberikan arahan mengenai pentingnya sinergitas seluruh
pemangku kepentingan untuk mempercepat penurunan stunting di wilayah Kabupaten
Banjar.
"Setiap OPD diharapkan wajib menyelaraskan program
kerjanya dengan prioritas penurunan stunting yang telah disepakati nantinya,” ungkapnya.
Rapat koordinasi ini berfokus pada tiga poin utama yang dipaparkan oleh instansi terkait guna memastikan akurasi data:
- Dinas Kesehatan: Memaparkan sebaran prevalensi stunting
pada Triwulan IV Tahun 2025 serta pembaruan data untuk Triwulan I Tahun 2026.
- Dinas Sosial P3AP2KB: Menyampaikan monitoring pelaksanaan
Rencana Tindak Lanjut (RTL) Musrenbang Tematik Stunting yang telah berjalan di
tingkat kecamatan.
- Bappedalitbang: Memberikan evaluasi teknis pengisian indikator pada aplikasi Bina Bangda serta menyosialisasikan Kamus Usulan Stunting Tahun 2026 guna memastikan akurasi usulan pembangunan.
Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan utama dalam Musrenbang Kabupaten untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Beberapa rekomendasi penting yang dihasilkan antara lain:
- Setiap OPD wajib menyelaraskan program kerjanya dengan
prioritas penurunan stunting yang telah disepakati.
- Peningkatan intensitas koordinasi lintas sektor untuk
memastikan integrasi program di tingkat kabupaten maupun kota.
Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan berbagai OPD yang terlibat sebagai tim TP3S Kabupaten Banjar, Camat, Puskesmas, Koordinator PKB, ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara pra musrenbang tematik stunting sebagai bentuk komitmen nyata seluruh pihak. (Agusto/Adam Khalid/DinsosP3AP2KB)
