Dinsos P3AP2KB Banjar Fasilitasi Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas di Sungai Tabuk.
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 69
SUNGAI TABUK, InfoPublik – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan
Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten
Banjar memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Gerakan Aksi Remaja Keluarga
Berkualitas tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan yang berfokus pada
percepatan penurunan stunting ini digelar di Aula Kecamatan Sungai Tabuk,
Kabupaten Banjar, Rabu (11/3/2026).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan
Keluarga Berencana (DPPPAKB) Provinsi Kalsel, Husnul Khotimah, dalam laporan
ketua penyelenggara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh
pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang
tulus kepada seluruh mitra kerja yang terlibat. Maksud dan tujuan kegiatan ini
adalah memberikan edukasi serta pondasi yang kuat bagi sasaran, terutama dalam
membangun komitmen bersama untuk mencegah pernikahan anak yang menjadi salah
satu pemicu stunting," ujar Husnul Khotimah.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banjar memberikan
catatan khusus mengenai kondisi kesehatan masyarakat di daerah. Beliau
menyinggung bahwa angka stunting di Kabupaten Banjar saat ini masih tergolong
tinggi, sehingga memerlukan kerja keras dan sinergi lintas sektor yang lebih
masif.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DWP Provinsi Kalimantan
Selatan dalam sambutannya turut menekankan pentingnya peran organisasi
perempuan dalam mengawal tumbuh kembang anak serta menjaga kesehatan reproduksi
remaja sejak dini.
Acara ini juga diperkuat dengan paparan materi dari
Perwakilan KemendukBangga Provinsi Kalimantan Selatan, Endraswari Kusuma
Ardhani. Dalam penyampaiannya, narasumber menekankan peran strategis
remaja sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Sementara itu Narasumber kedua Kabid KB DinsosP3AP2KB
Kabupaten Banjar Hj. Salinah dalam paparannya menyampaikan Remaja harus
memiliki pemahaman yang matang mengenai penyiapan kehidupan berkeluarga serta
tentang 8.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Dengan rencana yang baik, kita tidak hanya mencegah
pernikahan dini, tetapi juga memastikan lahirnya generasi masa depan yang bebas
dari stunting," tegasnya
Sebagai bentuk implementasi nyata, acara dirangkaikan dengan
penyerahan bantuan nutrisi secara simbolis kepada ibu hamil, calon pengantin,
dan para remaja. Langkah ini merupakan strategi preventif untuk memastikan
kelompok sasaran mendapatkan asupan gizi cukup sekaligus memutus mata rantai
stunting di wilayah Kabupaten Banjar.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas PPPAKB Provinsi
Kalsel, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel, DWP Kabupaten Banjar,
DinsosP3AP2KB Kabupaten Banjar, Camat Sungai Tabuk, Koordinator PKB, serta
undangan terkait lainnya.
Pemberian bantuan ini merupakan langkah nyata untuk memastikan kelompok sasaran mendapatkan asupan gizi yang cukup, sekaligus menjadi bagian dari strategi preventif untuk memutus mata rantai stunting di wilayah Kabupaten Banjar. Puncak kegiatan tersebut dengan menyerahkan secara langsung kepada sasaran di lokasi. (Agusto/ Adam Khalid /Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar)
