Bangun Ekonomi Bersama, Koperasi Karya Bersama Smekma Gelar RAT dan Sosialisasi Perkoperasian

Martapura, InfoPublik – Koperasi Karya Bersama Smekma menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 dirangkai dengan Sosialisasi Perkoperasian mengusung tema “Koperasi: Membangun Ekonomi Bersama, Meningkatkan Kesejahteraan” bertempat di Aula SMKN 1 Martapura, Jum’at (27/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar diwakili Kepala Seksi Kelembagaan dan Perizinan M. Furqon Barozi beserta staf, pengurus, pengawas, dan anggota koperasi.

Ketua Pengurus Koperasi, Laili Hayati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya dua agenda penting sekaligus, yakni sosialisasi perkoperasian dan RAT Tahun Buku 2025. Laili menegaskan bahwa RAT menjadi momentum silaturahmi sekaligus forum strategis menentukan arah pengembangan koperasi.

Menurut Laili, untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, koperasi perlu memperkuat permodalan dan mengembangkan unit usaha baru, tidak hanya bertumpu pada simpan pinjam. Laili mendorong peningkatan kedisiplinan anggota dalam membayar simpanan wajib dan simpanan sukarela secara rutin, meskipun tidak memiliki pinjaman.

Laili juga menyampaikan sejumlah alternatif solusi guna meningkatkan pendapatan koperasi, termasuk kemungkinan kerja sama dalam sistem pembayaran iuran agar lebih tertib dan berkelanjutan. Di sisi lain, Laili mengungkapkan bahwa pengurus selama ini bekerja secara sukarela dan hanya menerima bagian dari Sisa Hasil Usaha (SHU) setahun sekali, sehingga diperlukan komitmen bersama untuk membesarkan koperasi.

Sosialisasi perkoperasian menghadirkan narasumber M. Furqon Barozi selaku Kepala Seksi Kelembagaan dan Perizinan pada DKUMPP Kabupaten Banjar. Dalam pemaparannya tentang manajemen koperasi, Furqon menegaskan bahwa koperasi merupakan badan usaha yang bertujuan memperoleh keuntungan (profit), yang selanjutnya dibagikan secara adil kepada anggota sesuai jasa usahanya.

Furqon menjelaskan bahwa kekuasaan tertinggi dalam koperasi berada pada rapat anggota, sementara pengurus menjalankan keputusan rapat dan pengawas melakukan fungsi pengawasan. Menurut Furqon keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh partisipasi aktif anggota.

“Semakin besar partisipasi anggota sebagai pemilik, pengguna jasa, dan pemasok modal, maka semakin cepat koperasi berkembang. Jika anggota pasif, koperasi akan stagnan,” jelas Furqon.

Furqon juga menyoroti pentingnya diversifikasi usaha, penguatan core business, peningkatan kualitas SDM, pemanfaatan teknologi informasi, serta kelengkapan legalitas usaha. Tantangan koperasi ke depan antara lain keterbatasan modal, tingginya biaya operasional, serta persaingan dengan badan usaha lain.

Selain itu, Furqon mendorong koperasi agar berani menjalin kerja sama dengan pihak luar dan mempertimbangkan penggunaan tenaga profesional apabila skala usaha semakin berkembang.

Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif, ditandai dengan diskusi mengenai strategi pengembangan usaha koperasi.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan sertifikat apresiasi atas pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan tepat waktu sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola koperasi yang baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Koperasi Karya Bersama Smekma semakin solid, inovatif, dan mampu mewujudkan tujuan bersama dalam membangun ekonomi anggota serta meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.


Komentar