SMPN 4 Karang Intan Awali Pesantren Ramadan dengan Pembinaan Spiritual
BANJAR, InfoPublik – SMP Negeri 4 Karang Intan mengawali kegiatan Pesantren Ramadhan pada Selasa (24/2/2026) dengan suasana penuh ketenangan dan antusiasme. Para murid hadir mengenakan pakaian muslim yang rapi, siap mengikuti rangkaian kegiatan pembinaan spiritual di bulan suci.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMPN 4 Karang Intan, Endah Rustiati bersama dewan guru. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperbaiki karakter dan memperdalam spiritualitas siswa.
“Pesantren Ramadhan ini adalah momentum emas untuk memperbaiki karakter dan memperdalam spiritualitas. Ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan hati yang ikhlas agar keberkahan Ramadhan dapat meresap ke dalam jiwa,” ujarnya.
Memasuki materi inti, para murid mendapatkan pembelajaran tentang thaharah (bersuci) sebagai dasar ibadah yang krusial. Materi disampaikan oleh Mulyanti Ahadah yang menjelaskan tata cara wudhu sesuai sunnah, memastikan setiap rukun terpenuhi dengan benar.
Tidak hanya teori, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung. Para murid dipandu memperbaiki posisi tangan, wajah, hingga kaki saat berwudhu. Sesi kemudian berlanjut pada perbaikan gerakan sholat, mulai dari takbiratul ihram hingga salam, agar ibadah tidak hanya sah secara rukun, tetapi juga sempurna dalam pelaksanaannya.
Selanjutnya, Herlia Finawati menyampaikan materi tentang makna puasa bagi kesehatan dengan tema Puasa Bukan Sekadar Lapar. Ia menjelaskan bahwa puasa memiliki manfaat fisik dan mental bagi umat Islam.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga proses detoksifikasi tubuh sekaligus latihan kesabaran dan pengendalian diri,” jelasnya di hadapan para murid.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah. Saf yang tertata rapi serta suasana khusyuk menambah kekhidmatan kegiatan, menandai berakhirnya hari pertama Pesantren Ramadhan dengan penuh keberkahan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para murid dapat memperkuat pemahaman dasar ibadah serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
