Manajemen Diabetes Saat Ramadan, Edukasi Digelar di Poliklinik RSUD Ratu Zalecha

MARTAPURA, InfoPublik — Menyambut bulan suci Ramadhan, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Gizi bersama Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Ratu Zalecha menggelar penyuluhan kesehatan bertema “Manajemen Diabetes Melitus selama Puasa Ramadhan” di ruang tunggu poliklinik rawat jalan, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pasien dan keluarga mengenai cara aman menjalani ibadah puasa bagi penyandang Diabetes Melitus (DM). Edukasi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami langkah-langkah praktis dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (hiperglikemia) akibat kekurangan atau gangguan kerja insulin. 

Beberapa faktor risiko DM antara lain riwayat keluarga, kelebihan berat badan, kurang aktivitas fisik, serta pola makan tinggi gula.
Peserta juga diberikan panduan pemilihan makanan saat sahur dan berbuka, seperti mengurangi konsumsi gula sederhana, memilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum dan oat, memperbanyak sayur serta buah segar, membatasi gorengan, serta mengonsumsi protein rendah lemak seperti ikan, ayam tanpa kulit, tahu dan tempe.

Selain pengaturan pola makan, manajemen DM saat puasa juga menekankan pentingnya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk penyesuaian dosis obat atau insulin. Penderita dianjurkan tidak melewatkan sahur dengan menu bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan cairan antara waktu berbuka hingga sahur, serta melakukan aktivitas fisik ringan.

Tim edukasi juga mengingatkan agar puasa segera dibatalkan apabila terjadi gejala hipoglikemia maupun hiperglikemia guna mencegah komplikasi yang lebih serius. Pemantauan kadar gula darah secara rutin tetap diperlukan meskipun sedang berpuasa.

Ketua PKRS RSUD Ratu Zalecha menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif rumah sakit dalam mendampingi pasien menjalankan ibadah dengan aman dan sehat.

“Kami ingin masyarakat, khususnya penyandang diabetes, tetap dapat menjalankan puasa dengan aman melalui pengetahuan yang benar. Edukasi seperti ini penting agar pasien lebih mandiri dalam mengelola kesehatannya,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan Diabetes Melitus secara tepat selama Ramadhan, sehingga ibadah tetap lancar tanpa mengabaikan aspek kesehatan. (Brigade Humas Raza)


Komentar